HURT
  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Oct 22, 2016
Gue anak ke-2 dari 2 bersaudara. Mamah sudah lama meninggal dunia,umm.. mungkin sudah hampir 9 tahun. Begitu juga dengan kakak. Kakak juga sudah meninggal dunia, yang sekarang genap 2 tahun kepergiannya. Kalau papah sudah lama berpisah dengan alm.mamah, sebelum alm.mamah meninggal dunia. My live is empty. Betapa perih nya kehilangan berlian-berlian yang sangat disayangi. "Entah mengapa Tuhan memberi cobaan ini kepadaku.apakah aku berbuat dosa?sehingga kebahagiaan yang Tuhan berikan diambil kembali. Disaat aku belum sempat merasakan apa arti kebahagiaan ditengah-tengah keluarga kecil yang harmonis. Apa mungkin Tuhan mempunyai 'rumus' untuk mengembalikan kebahagiaan ku lagi?setelah apa yang ia berikan, ia ambil kembali. Dan apakah kisah pedih ini akan berakhir? Semoga saja." Sekarang gue tinggal bersama om Tyo,tante Icha,dan kedua anaknya. Anak pertamanya bernama Keyna Ryaswa, umurnya lebih tua dari gue,sekitar 21 tahun. Sekarang mba Key kuliah dibidang keperawatan.Anak kedua nya bernama Wika Ryaswa, sepantaran dengan gue. Tapi kalo masalah umur masih tua-an gue 6bulan. Tapi tetep gue manggil dia dengan sebutan mba Ika. Oiyaaa tante Icha adalah kakak dari alm.mamah gue.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Izinkan sekali saja
  • Raina Maramitha
  • Sepasang Luka Merajut Asa [END]
  • [~°°masa kecil yang hancur°°~] •~ countryhumans ~° [ Diberhentikan]
  • Discarded Miracle~~
  • Angel To Raya (END)
  • New Possessive Family
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Kehadiran Yang Tak Dianggap(TERBIT)

Bagi Laisha, setiap waktu yang dilaluinya adalah berharga. Begitupula 8 tahun yang sudah dia habiskan untuk menjalin hubungan bersama Tian-kekasihnya. Saat segala mimpi dan harapan-harapan telah terajut begitu manis dan indahnya, kenyataannya segalanya hanya berakhir menjadi kenangan. Meski sakit, Laisha berusaha ikhlas. Bagaimanapun perpisahan memang satu-satunya jalan yang harus dia pilih di antara perbedaan dirinya dan Tian. Sekalipun rasa cinta di antara keduanya masih sama besar kapasitasnya. Seakan tidak cukup hatinya dihancurkan akan kenyataan tentang jeda di antara dirinya dan Tian. Pun semua karena ia ingin menjalankan permintaan terakhir kakaknya. Yakni menjadi ibu dari keponakannya yang baru lahir dan juga istri sambung dari kakak iparnya. Laisha seharusnya menolak itu, namun saat melihat wajah penuh harap kakaknya dalam keadaan sekarat, ia hanya mampu mengiyakannya. Laisha sudah mengorbankan cintanya dengan merelakan Tian. Namun, apakah melakukan pernikahan paksa dengan Arkan adalah keputusan benar? Karena sampai kapapun, dia tidak akan pernah bisa menggantikan sosok Liana-Kakaknya. Mau tidak mau, Laisha harus menanggung segala konsekuensi dari keputusannya sendiri.Termasuk bagaimana cara Arkan memperlakukannya. Pria itu seakan tidak pernah menganggapnya ada. Mungkinkah Laisha bisa bertahan? Atau justru dia memilih menyerah dan berakhir dengan Bian yang mencintainya setelah Tian? "Kutahu, garis takdirku telah engkau putuskan, wahai semesta. Namun izinkanlah sekali saja kau berikan akhir bahagia untukku. Hidup dengan seseorang yang akan menjadi pendampingku selamanya." _Laisha_

More details
WpActionLinkContent Guidelines