Sejarah Gajah Mada

Sejarah Gajah Mada

  • WpView
    Reads 2,015
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 21, 2016
Sejarah adalah guru kehidupan. Sosoknya yang usang justru kerap memberi ilham pencerahan. Pembacaan atas sejarah dapat mempertemukan manusia dengan segenap kearifan. Pada titik paling spektakuler, sejarah yang terangkum dalam karya Ilahiah bernama kitab suci, bahkan mampu mengantarkan manusia tunduk di haribaan Tuhannya atas nama keimanan. Fiksi, sebagai karya seni boleh saja lahir dan besar dari ranah imajinasi. Akan tetapi, arti penting karya fiksi bagi pembentukan dan pelestarian peradaban tidak dapat dikecilkan hanya karena ia menyandang label sebagai buah imajinasi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MANASIK ABATA
  • Tuhan Juga Lari
  • Segar berakar tumbuhhan liar
  • PLAYBOY [COMPLETE]
  • DEI INVENTA
  • HISTORIA
  • Syal Merah
  • My First Love
  • 𝐂𝐡𝐫𝐨𝐧𝐢𝐜𝐥𝐞 𝐨𝐟 𝐍𝐚𝐦𝐞𝐥𝐞𝐬𝐬 𝐆𝐢𝐫𝐥 (END)
  • Rana: Dari Balik Dinding Istana

MANASIK ABATA merupakan kumpulan artikel yang dikemas dalam cerita fiksi. Mengisahkan tentang segerombolan anak-anak di sebuah desa yang bernama: Hijjaiyah. Alur cerita berbeda setiap serinya. Pun dengan latar atau setting. Sedangkan karakter penokohan dibuat sama dari cerita satu ke cerita berikutnya. Mbah Kuni dan Jim adalah tokoh utama dalam buku ini. Mbah Kuni yang berperan sebagai lelaki tua yang hidup sendiri karena istrinya sudah meninggal dunia. Menghibahkan diri menjadi pendongeng dan penasihat di desanya. Mengajarkan ilmu agama dari berbagai aspek kehidupan, khususnya dalam bidang ketauhidan. Sedangkan Jim adalah tokoh yang penulis harap bisa dimaknai secara luwes oleh pembaca. Cerita ini mencoba mengungkap sebuah pesan. Tidak ada unsur kesengajaan, jika terdapat tokoh yang kebetulan mirip dengan cerita yang penulis sajikan. Semua cerita hanya mengalir dalam imajinasi penulis yang kebetulan juga hampir 25 tahun hidup di pedesaan. Desa Hijjaiyah Sebuah daerah yang dikisahkan dengan keteduhan suasana. Terbentang luas areal pematang sawah. Rindang dan rimbun dedaunan hijau di pinggir sungai. Udara yang sejuk dan belum dicemari asap kendaraan metropolitan. Pemikiran dan hati yang jernih sebelum diracuni oleh isu dan opini saling menjatuhkan satu sama lain. Desa Hijjaiyah dikonsep turun temurun dalam nuansa keislaman. Tokoh yang dihadirkan juga berdasar rangkaian huruf hijjaiyah yang kemudian indah menyusun ayat-ayat Alquran. Hijjaiyah adalah langkah awal seseorang menyelami hakikat kitab suci. Mencari dan memaknai setiap titik dan baris yang tergores menjadi huruf, kata, dan kalimat. Mengindah membentuk sebuah kaligrafi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines