We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Unpredictable Love

The Unpredictable Love

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 21, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"Hah?? Maksudnya?? Aku gangerti seriusan. Kamu jangan bercanda disaat serius gini dong!! Galucu sumpah!!" Teriakan kaget yang membuat seluruh penghuni kampus menengok kearahnya, sekedar mengetahui apa yang membuat Nana teriak lebay. "Maaf, aku baru sadar kalau aku cuma nyaman sama kamu sebagai sahabat. Bukan sebagai pacar. Yang aku butuh malaikat tanpa sayap yang dapat melindungiku dari segala hal yang berbau negatif." Mendengar penjelasan lanjutan laki-laki itu membuatnya makin naik pitam. Bukan karena marah. Tapi karena kecewa. "Aku sadar kok aku lemah. Aku emang gapantes jadi pacar kamu. Kamu lebih pantas dapetin cewe yang kuat, lebih bertanggung jawab, bisa melindungi kamu, lebih intelektual, lebih, pintar, dan lebih segala-galanya dibandingkan aku yang manja." Sambil menahan tangisnya Nana berkata demikian. Lawan bicaranya yang diajak bicara itu malah geleng-geleng kepala. "Kamu gak lemah, juga gak manja," dibalasnya perkataan Nana dengan sederet kalimat yang membuatnya heran untuk kedua kalinya. "Tapi aku butuh seorang laki-laki yang dapat melindungiku, karena dia kuat jiwa dan raga." Lanjutnya. "HAH??!! KAMU GAY??!!" kegilaan klimaks yang menutup pembicaraan mereka siang itu.
All Rights Reserved
#781
teenage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GARA IS MINE
  • Ar.
  • The Special Class
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • It HURTS
  • No Longer Mate
  • Kelas A [End]
  • DEVIAN [END]
  • Stay? [COMPLETED]

"kalau cinta hanya menghadirkan luka , untuk apa di ciptakan rasa ini" ucap Rara "Bukan kamu yang ga pantes buat dia , tapi dia yang ga pantes buat kamu" ucap gio "Tidak ada orang yang akan diam saja ketika kebahagiaannya di rusak" ucap Nanad "Kamu masih seperti dulu , meskipun tidak sehangat waktu itu" ucap Galang "Tidak ada yg lebih bernilai dari humornya persahabatan" ucap Ghea "Untuk hati yang pernah hancur tidak akan pernah kembali seperti awal" ucap Khanza Cerita ini pertama kali gua bikin . Semoga lu semua suka bacanya hehe Gua masih pemula jadi jangan di bully ya kakak2 thx'u <3

More details
WpActionLinkContent Guidelines