Senja di Ujung Indonesia

Senja di Ujung Indonesia

  • WpView
    Reads 582
  • WpVote
    Votes 123
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 21, 2016
"Kriiiiiiiiiiing..." "Kriiiiiiiiiiing..." "Kriiiiiiiiiiing..." Di tengah kecaman malam, di sudut kantor berlapis karpet, serangan bertubi dering telepon itu kian menyiksa telinga milik seorang pria paruh baya. Bagai anak panah - anak panah tajam, suara-suara itu pun menghunus tepat ke otaknya, menusuk, lalu mengukir kalimat-kalimat penyesalan, merambat turun menuju hati, menikam, menanam berbagai perasaan bersalah yang tak sedikit. Kedua matanya memerah, perih oleh air mata, sesak oleh kantuk. Bagaimana tidak, sejak kemarin ia tidak tidur, ia terpaksa menuntun mulutnya untuk selalu berucap, lalu berbusa. "Kami mohon maaf, pencarian dan penyelamatan segera diusahakan ..." "Kami mohon maaf, semua berada di luar dugaan, ..." Serta berbagai permohonan maaf lainnya. Sejak kemarin pula langkahnya berjalan mondar-mandir, ke kanan, ke kiri, bagai hilang arah. Dirinya yang terbujur lemas lantas sedikit tersentak oleh suara pintu yang terbuka. "Bapak! Tidurlah cepat! Kau hanya menyiksa diri!" "Bagaimana saya bisa tidur sedangkan para 34 relawan kini sedang berusaha melawan ajal?!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • Horror Class (DewTee)
  • HAPPINESS • DewTee (PROSES REVISI)
  • Hayalan Harapan!?
  • Dicintai Para Mafia
  • MY BOS IS MY (HUSBAND)-(YIZHAN) (END)✔️
  • BTTH : The Fallen Genius
  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)
  • ✓ Istri Kecil Tuan Lu
  • Angel To Raya (END)

"Ck, itu muka lama lama gue cakar juga nih?!" "Astaghfirullah" "YA ELU BAYANGIN AJA BANG?! KITA BERJAM JAM KEJEBAK MACET?!?!" "Emm, emangnya gue ada salah sama dia? Ko dia ngeliat gue gitu banget sih" "Hahaha, sekarang gue tau. Alasan apa supaya gue bisa matiin ini perasaan" 🌟🌟🌟🌟🌟🌟 🌟🌟🌟🌟🌟🌟 "Nih bocah kenapa?" "Ya elah, kagetan amet jadi orang" "Segitu bahagianya, padahal baru ngeliat gedungnya" "Gak..Tau.." "Kenapa baru kali ini gue ngerasa nyesel ya.." 🌹🌹🌹🌹🌹🌹 🌹🌹🌹🌹🌹🌹 Tentang seorang senior yg terkenal dingin dan seorang junior yg memiliki sifat kelewatan random. Sebenarnya, ia hanya dingin terhadap orang luar. Nyata ia cukup heboh juga. Berawal dari sang senior yg membantu tugas yg tidak di mengerti juniornya. Sampai suatu hari mereka berdua menghabiskan waktu bersama. Seiring waktu yg mereka habiskan bersama. Mereka berdua tidak menyadari perasaan yg perlahan tumbuh di hati ke duanya. Saat perasaan itu mulai tumbuh, ada seseorang yg meminta bantuan sang senior untuk mendekatkan dirinya ke junior kesayangannya. Dari berawal ia menolak, sampai suatu tawaran yg begitu menggiurkan untuknya. Mampu kah senior ini membunuh perasaannya atau malah sebaliknya? Lalu, bagaimana sang junior? Mampu kah ia membongkar perubahan sifat sang seniornya. Yg sebelumnya cukup hangat ke dirinya, dan sekarang seniornya itu menjadi dingin ke dirinya. ❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣ 🌟TAMAT🌟 Seperti yg sudah sudah me peringatkan. Didalam sana ada tingkah atau tindakan atau perkataan yg tidak patut di contoh. Mereka hadir untuk mendukung suasana didalam cerita ini. Jadi, jangan di contoh ya. sssooo.. SEKIAN DAN TERIMA VOTE & COMMENT♡(> ਊ <)♡ Salam hangat dari hungel🍁🍁

More details
WpActionLinkContent Guidelines