Imagination

Imagination

  • WpView
    Reads 253
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 25, 2016
Disini bukan hanya soal cinta, melainkan kasih sayang, ini hanyalah kisah seseorang yang merindukan kasih sayang seolah bertanya pada dunia melalui imajinasinya apakah dia diinginkan dan di butuhkan? kumpulan imajinasi yang hanya menjadi ilusi menginginkan pangeran berkuda putih,menginginkan sosok ibu seorang peri mungkin itu hanyalah imajinasi konyol kecuali saat 'dia'datang "gue sempat berpikir apakah lo itu adalah jawaban dari imajinasi gue?,menggantikan pemeran pangeran berkuda putih dalam kehidupan gue?,yang mengisi hari-hari gue dengan seribu angan-angan yang terasa sulit tergapai" "gue gak pernah mau hanya menjadi sebuah imajinasi semu dalam hidup lo,gue bukan lah pangeran berkuda putih menurut imajinasi lo,gue hanya seseorang berhati beku yang perlahan mencair karena lo." mau tau kelanjutannya?yuk dibaca:) DONT COPY MY STORY
All Rights Reserved
#192
tulus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Juan [REVISI]
  • A Fractured Soul
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Sejenak Luka
  • The Lost Memory
  • Cinta Pandangan Pertama!?
  • AR & TA

Namanya Satria Dirgantara. Seperti namanya, ia seorang kesatria, tapi ... kesatria tanpa senjata. Membuat dirinya mudah sekali terluka. Dan, jadilah ia remaja enam belas tahun yang berteman akrab dengan luka. Remaja yang memiliki senyum secerah senja dan tatapan sekelam samudra. Jika sudah tersenyum secerah itu maka topengnya nyaris sempurna, menyembunyikan goresan panjang tepat di dada. Tak akan ada yang tahu kalau ia sedang berpura-pura bahagia. Sebab rasa sakitnya, tak akan ia biarkan siapa pun tahu seberapa beratnya. Cukup orang-orang menilai bahwa ia adalah sosok paling bahagia di dunia. Namun, benteng pertahanannya mulai goyah semenjak ibunya telah tiada. Padahal ia hanya punya ibu saja di dunia. Lalu, lelaki itu datang, memberinya ucapan penenang, juga peluk hangat yang entah kenapa membuat dia bisa merasakan hangat pelukan Sang Ayah yang selama ini hanya ia damba dalam bayang-bayang. Lelaki itu memperkenalkan namanya sebagai Fandi sekaligus ayahnya. Kemudian semua berjalan begitu saja. Keluarga Fandi yang awalnya baik-baik saja itu hancur karena kedatangan Dirga. Membuat ibu dari dua anak kembar Fandi yang lain pergi dari rumah, dan Dirga harus menerima tatapan tak suka juga perlakuan kasar dari salah satu abang kembarnya. . "Gue emang enggak pantas jadi adek lo berdua, Bang."--Satria Dirgantara . "Gue bukan abang lo, jadi stop panggil gue 'abang'. Satu lagi, Fian juga bukan abang lo. Dia cuma punya satu adek, yaitu gue." --Refino Aditya . "Kalau disuruh memilih antara kalian berdua, jelas gue enggak bisa milih salah satunya. Karena kalian berdua sama-sama adek gue."--Refian Aditya

More details
WpActionLinkContent Guidelines