DI BUNUH ATAU MEMBUNUH !!!!!!

DI BUNUH ATAU MEMBUNUH !!!!!!

  • WpView
    LECTURES 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., oct. 22, 2016
"kyaaaaa" suara hatiku menjerit pilu namun lidah ku kelu. Aku meratapi peristiwa tragis yang menarik paksa nyawa kedua orangtuaku, aku tidak bisa mengeluarkan suara aku tidak bisa menangis memilukan aku hanya duduk meringkuk bersembunyi di balik meja yang besar untuk menyaksikan kehidupan bak surga dulu hancur seketika menjadi ruang luka kegelapan dan penyiksaan. Aku keluar dengan langkah tak berbunyi bahkan aku yakin mereka pasti mengira diriku telah mati. Aku tertawa miris aku tak tahu apa salah keluarga sehingga melibatkan pembantaian memilukan ini. Aku terus berjalan menapaki aspal yang lara ini aku memeluk menghangatkan tubuh sendiri dingin dan kegelapan malam sudah tak ada artinya bagi ku kini yang tersisa hanya luka dan lara. Kegelapan kian datang menghantui aku terpejam merasakan sakit teramat di kepala dan akhirnya aku memilih terpejam dan berakhir di dalam gelapnya kegelapan. Dan akhirnya aku memilih bangun bangun di dalam kegelapan tetap berada dijurang kegelapan yang membawakanku kepuasan dan kehancuran. siapa kah aku ?? akan tetap sama kah diriku seperti yang dulu??? Aku aku adalah Rainedria Leornard Allewiss yang akan tetap berjalan di dalam kegelapan sampai dimana cahaya itu yang akan mati di kegelapanku atau kegelapanku yang akan berkilau atas cahaya itu ?????????? Maaf jika typo bertebaran Vote and Comment untuk membantu inspirasi
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • Flight
  • ALVIN (On Going)
  • LENGKARA
  • My Beloved Revenge [END]
  • LITTLE GIRL
  • Keazen (a sly world) TERBIT!

Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu