DEAR "SECRET LOVE"

DEAR "SECRET LOVE"

  • WpView
    Leituras 17,934
  • WpVote
    Votos 360
  • WpPart
    Capítulos 30
WpMetadataReadConcluída qua, out 16, 2019
mungkin awal yang baik aku masuk Sekolah Menengah Atas di sekolah kesehatan aku sangat menyukai itu. skip deh.... Kata orang jatuh cinta itu indah tapi entah bagiku ini jatuh cinta itu terlihat berbeda dari yang aku bayangkan terasa membingungkan dan aku takut patah hati. Pertama kali aku mengenal cinta yang begitu sulit aku mengenal dia. Aku selalu menjadi pengagum rahasianya. aku yang selalu memandangi dia dari kejauhan. Mungkin bagi semua orang aku ini perempuan gila yang berani mengubah sikapnya demi seseorang yang tidak pasti mencintaiku. Aku sangat mencintainnya tanpa kata aku tak bisa mengungkapkannya karena aku takut. Saat aku ungkapkan takut dia akan menjauhiku dan aku terbawa rasa rindu yg begitu berat. Dia adalah seseorang yang aku tunggu saat disekolah . aku sekolah semangat saat dia ada di sekolah. Entah aku dibutakan cinta atau aku yg sengaja membutakan cinta. Pada dasarnya semua orang pasti memiliki nama yang ia simpan di dasar hatinya. Saat kita membayanginya kita merasa bahagia dan berkata ummm apa aku bisa memeluknya dan ada disampingnya.....
Todos os Direitos Reservados
#43
lovesecret
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • You're Here, But Not For Me
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • Hanya badutmu [ END ]
  • Akhir Sebuah Penantian
  • Jejak Senja
  • My Freak Husband?!  [ COMPLETED ]
  • Martanita [END]
  • who do i love ?
  • Cinta di Atap SMA

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo