love story Arsya

love story Arsya

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 8, 2017
Arsya Nadella Marcus. 16 tahun. mahasiswa semester akhir. pintar, baik, ceria, kaya dan kecantikan yang tertutup oleh kacamata tebalnya, semua keinginannya pasti terpenuhi. Hanya satu yang ingin dia rasakan di dunia ini, yang tak pernah terjadi sejak dulu. Cinta. Dia ingin memiliki cinta sejati seperti teman-teman nya. Namun, yang dia dapatkan hanya kekecewaan. Rayen Adipratama. Orang yang selama ini menjadi kebahagiaan nya mengkhianati dengan sahabat yang selalu di banggakan nya. Sarah Chandra Wijaya. Hidupnya hancur ketika undangan bersampul putih yang mewah berada di rumahnya. Hanya tulisan. Yang membuat dia berubah di tambah dengan penghinaan yang rayen katakan. Membuat dirinya berubah segalanya. Menjadi gadis yang cuek, dingin dan tak tersentuh. Hingga seorang datang membuat nya berubah. Seorang yang sama mempunyai dendam dengan Sarah. Siapakah orang yang membuat berubah seperti semula?? Apa yang mereka lakukan dengan dendam tersembunyinya kepada rayen dan Sarah?? Bacalah kisah mereka. ----------------------------------------- Dengan sebuah dendam aku berubah. di permalukan di depan umum dengan prilakunya membuatku ingin merubah segalanya. Arsya Nadella Marcus. By: Widya_gs12
All Rights Reserved
#122
pembalasan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay With Me  [On Going]
  • PARTY IN THE U.S.A [END]
  • Hilang
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • Revenge Love
  • Dendam Yang Terpendam
  • Jerat
  • A Frozen Flower (TAMAT)

"Senior..!" Teriak seorang gadis remaja dengan begitu kencang. "Senior..!" Tambahnya lagi, tak kalah nyaring dari sebelumnya. Namun tetap saja, pemuda tampan yang sedari tadi berjalan menjauh dari gadis belia tersebut, berpura-pura tuli dan enggan berbalik. Tak mendapat respon dari seseorang yang saat ini tengah ia teriaki gelarnya, gadis cantik dengan wajah Asia tersebut menggeram kesal. "Arsya Raysent.!" Teriaknya penuh amarah Seketika, langkah kaki yang tadinya enggan berhenti. Akhirnya memilih untuk diam. Dengan segera, pemuda tampan tadi berbalik guna menatap seseorang yang saat ini tengah meneriaki nama nya dengan begitu tidak sopan. Nampak, ia menarik nafas kasar sembari memejamkan matanya singkat. Dan pada detik selanjutnya, mata hazel yang lebih dominan berwarna coklat terang tersebut, perlahan kembali memilih untuk terbuka. Dan kembali menatap gadis yang saat ini berada cukup jauh dari tempat dimana ia berdiri sekarang. Namun kali ini, mata hazel itu nampak menatap nyalang. "Jangan melewati batasan mu, kau sungguh tidak sopan.!" Geram pemuda tampan tadi "Jika dengen melewati batasan ku, kau bisa memperhatikan ku. Maka akan ku lewati semua batasan-batasan itu" Balas gadis remaja itu dengan berani, kali ini sebuah senyum nampak mulai jelas terukir pada wajah cantik tersebut. Sungguh, Arsya begitu kesal dibuatnya. Namun pemuda itu memilih mengakhiri semua ini, tak ingin memperpanjang kerunyaman yang ada. Dengan segera Arsya kembali berbalik dan melangkah pergi. Entah pada langkahnya yang keberapa, Kembali, gadis bernama Adinda tersebut berteriak lagi. "Aku bersumpah, akan membuat mu jatuh cinta pada ku.!" Teriaknya kencang. Mendengar hal itu, Arsya pun menggeram singkat di tengah lalu nya saat ini. "Bermimpi lah, karena kau sama sekali bukan tipe gadis idaman ku" Balas Arsya masih dalam lalu nya yang enggan berhenti. "Kita lihat saja nanti.! Kau, atau aku yang akan menang.!" Teriak Adinda lagi dengan nafasnya yang memburu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines