Cinta dan Dendam Yang Terpendam

Cinta dan Dendam Yang Terpendam

  • WpView
    Membaca 852
  • WpVote
    Vote 33
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Des 11, 2016
Muhammad Raynald Prasetya, lo udh masuk ke dalam daftar BLACKLIST gue. Gara-gara ulah lo 3 tahun yang lalu, Lynn hampir kehilangan nyawanya, dan gue gk akan membiarkan lo mendekati atau menyakiti Lynn lagi. Jika sampai itu terjadi, gue akan PASTIKAN LO MATI DITANGAN GUE DALAM WAKTU 3 MENIT. GUE GK MAIN-MAIN DENGAN OMONGAN GUE!! -IFY- Maksud lo apaan sih?! Lo tiba-tiba bicara seperti itu sama teman gue dan lo bawa-bawa nama Lynn. Lo kenal sama Lynn?! HAH!-RIO- Gak ada maksud apa-apa kok, gue hanya meperingatinya doang. Iya gue kenal sama Lynn. Dan kalo lo tanya kenapa gue bisa kenal Lynn dan ada hubungan apa gue dengan Lynn, sori gue gak bisa memberitahu lo. Suatu hari nanti lo akan tau semuanya, gue ngejamin hari itu akan datang. Tapi, gue cuman mau bilang bahwa Lynn masih hidup dia belum meninggal. Dan dia sekarang baik-baik aja. Sori gue gk bisa kasih tau lo sekarang dimana Lynn berada. -IFY-
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#2
ashillazahrantiara
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • BarraKilla
  • For You, Only You Always
  • Cinta Yang Hilang (On Going)
  • aza
  • Semua Tentang Kita
  • As Possible
  • The Fate (Completed)
  • Cuek VS Cerewet || Syaqeel [ END - PROSES REVISI ]
  • JUST ABOUT MY MIND (END) ✅

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan