A LOVE THAT WILL NOT BE OVER

A LOVE THAT WILL NOT BE OVER

  • WpView
    Reads 354
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 30, 2016
Kriinggg... Kriiinggg suara jam beker Rama berbunyi, waktu menunjukan pukul 7 pagi. Rama pun langsung bergegas beranjak dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandi. Rama merupakan anak miliyader kaya, tapi sayangnya kedua orang tua rama meninggal karena kecelakan pesawat, rama juga terkenal anak yang rendah hati dan tampan badannya yang tinggi berbanding lurus dengan wajahnya yang berhidung mancung dan berlesung pipi. Waktu menunjukan pukul 7:30 rama bergegas menuju pintu keluar rumah, 'ramaaa ini sarapannya tertinggal' suara itu memanggil rama, rama hanya terus menuju pintu keluar rumahnya dan bergegas menuju kesekolah dengan sepedanya. Di tengah perjalanan rama yang terburu-buru melihat seorang gadis cantik yang tengah membantu seorang ibu tua. Rama pun langsung menghampirinya 'apa yang terjadi disini? 'Tanya rama sambil membantu membereskan .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • BECAUSE NOONA
  • BALADA KEHIDUPAN
  • ELANG ARDANA [COMPLETE]
  • 36 days with you {saida} [End]
  • Juragan Tampan &  Gadis Kampung
  • Kisah Yang Tak Berakhir
  • Sesal Yang Terlambat
  • NUNET

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines