Regret [New Version]

Regret [New Version]

  • WpView
    Reads 652
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 20, 2016
Semua terjadi karena Raven, Raven membuat semuanya semakin rumit dia datang di hidupku secara tiba-tiba. Dia memberikan aku cinta tapi dia juga membuatku mengeluarkan air mata. Bukan. Bukan air mata bahagia melaikan air mata kesedihan. Dia mengubah cinta menjadi air mata, air mata membekas luka di hati, hati tersakiti karnanya. Aku berharap bahwa dia benar benar tidak ada di dunia ini. Tapi, aku mencintainya! -Rheva Rasendrya Ya, semuanya karnaku, aku yang memulai semua drama ini. Secara tidak sengaja aku membuatnya menangis secara tidak sengaja aku mencintainya, aku juga menyakiti hatinya. Seharusnya aku tidak datang di hidup Rheva Tapi, aku mencintainya! -Rio Ravendra Atmaja INI CERITANYA BARU LAGI, JADI KURANG LEBIH NANTI ADA YANG SAMA DAN ADA YANG BEDA THX Cover by : zianzakiaa October2016
All Rights Reserved
#362
badromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Teman Spesial Senja [Completed]
  • BARA POSSESSIVUM
  • Bad Girl (Selesai)
  • Aderaga [ON GOING]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • F A K E ? [End]
  • about us and him ✔️
  • Semu [Completed]
  • Serpihan Kaca [COMPLETED]

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines