Because Of You

Because Of You

  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 11, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Mengingatmu adalah hal yang menyenangkan. Mengingat bagaimana caramu tersenyum, mengingat bagaimana kau tertawa....Ketika kau lelah, ketika kau butuh nasehat, ataupun sekedar beristirahat, Aku tak pernah keberatan tiap kali lengan kokohmu itu tersampir di bahuku. Aku suka ketika aku bisa menjadi tempatmu pulang. Namun ada bagian yang tak kusuka ketika mengingatmu. Saat dirimu tengah bersama perempuan itu, yang sosoknya jauh lebih sempurna dibandingkan diriku. Bersenda gurau di tengah keramaian, sementara aku hanya bisa menanti dalam diamnya. Ingin kukatakan kalau aku cemburu. Namun aku siapa? Tak lebih dari sekedar peran pengganti yang akan terus kau tinggalkan jika pemeran utamanya telah datang. Jangan tanya "kenapa" kalau suatu saat nanti aku pergi ninggalin kamu!Seharusnya kamu mikir, aku pergi karena kelakuan kamu sendiri-Quenneisha Adiba
All Rights Reserved
#2
akasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • BETWEEN
  • Look At Here (Slow Update)
  • Rintik Hujan
  • Misunderstand
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Vivi Nireesa 2 (Completed)
  • Let me choose [TERBIT]
  • (COMPLETED)

Dunia ini sangat keras dengan perempuan, apalagi bila di masa lalunya terdapat sebuah aib besar 🌟🌟🌟 Mengandung di usia muda karena gaya berpacarannya yang bebas, Zia otomatis menghancurkan kehidupannya sendiri. Mulai dari kehilangan orang tua, berhenti sekolah dan dicemooh orang - orang sekitar, perlahan dia terima usai aibnya itu terkuak. Belum lagi kekasihnya, Elang yang tidak mau bertanggung jawab membuat hidup dia semakin sulit. Seiring bertambahnya usia wanita itu, karena menjadi orang tua tunggal tidaklah mudah, Zia mulai bertekad mencari ayah untuk sang buah hati. 'Hanya bisa menerima masa lalunya' cukup dengan satu syarat tersebut siapapun orangnya pasti akan dia terima, pikirnya. Sempat yakin akan ide tersebut, saat dijalani ternyata Zia justru cuma mendapat luka yang lebih alih - alih calon suami, sebab tak semua lelaki bisa menerima masa lalu buruk pasangannya, begitupun keluarga mereka. "Tentu, aku ingin bahagia, tapi bila mereka terus mempermasalahkan masa lalu apa aku perlu mempertahankan keinginanku untuk menikah?" - Zia Cassiopeia "Jangan menyukaiku, lukaku belum kering, kamu bisa saja ikut menderita karenanya!" - Raden Elang Aghastya "Semua orang punya masa lalu yang buruk, gak terkecuali aku, jadi gakpapa mencoba bangkit lagi dengan bantuan orang lain dan berharap bahagia!" - Garuda Biantara "Aku janji gak akan menuntut apapun darimu, aku bicara begini hanya mau kamu tahu perasaanku selama kita saling berinteraksi dan bertemu supaya aku gak canggung lagi!" - Luna Rea Nanda

More details
WpActionLinkContent Guidelines