Tepi Tanpa Batas

Tepi Tanpa Batas

  • WpView
    Reads 231
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 24, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Kamu akan sedih, kamu akan menangis, kamu akan menghilang dari kehidupan. Kamu akan bahagia, kamu akan tertawa, namun tetap saja kamu tidak mungkin hidup selamanya. Kamu terus berlari, atau hanya berjalan seakan tidak dikejar oleh detik-detik sisa masa. Kamu tidak akan pernah punya cukup waktu, Karena setiap tepi yang mengelilingimu ini senantiasa menanti kejatuhanmu. Pada akhirnya kamu hanya akan terjatuh, lalu lenyap tak berbekas. Maka sebelum kamu hilang dari peradaban, apakah kamu punya sesuatu untuk ditinggalkan? Sebelum eksistensimu dipertanyakan atau justru terhapus dan terlupakan. Aku tanya sekali lagi, apakah kamu pantas dikenang? Jangan hidup seperti "dirinya" Dia yang berpikir dirinya bahagia dan seterusnya akan tetap sama, akan terus bahagia selamanya. Dusta. Kenapa? Coba baca saja
All Rights Reserved
#40
lazy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CREATING LOVE
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Another Dimension (The End)
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • The Destroyed House || Ice Allexan Allvaro [Selesai]
  • Save and Protect
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Wait for me, ok? (Tamat)
  • 𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾

Semua yang berpisah akan selalu menemukan kisah lain yang akan ia rangkai kembali. Kemudian... Carilah yang bisa memaknai kehadiranmu, dengan begitu dia bisa memahamimu. Dan, Jangan hanya mencari yang menganggapmu ada tapi tidak mengerti keberadaan hatimu. ----- Tentang satu manusia dengan manusia lainnya yang saling mengisi dan peduli, saling menjauh dan meninggalkan, saling menemukan dan kehilangan. Begitulah cara mereka. Ibarat memotret sebuah objek hanya dengan kamera yang lo punya tapi ketika lo memotretnya lo lupa satu hal yaitu hati, maka semua menjadi tidak berarti apa-apa. Sebagai contoh, "Ketika lo memotret sebuah objek langit memakai hati, maka lo akan menghasilkan sebuah karya yang bagus dan merasa bersyukur atas hidup lo karena Tuhan begitu baik untuk memperlihatkan keindahan itu ke lo, dan ketika lo lupa memakai hati, lo jadi nggak bisa menghargai arti dari keberadaan objek itu sendiri, bahkan semua menjadi hambar baik buat karya lo maupun buat kehidupan lo, sehingga lo selalu merasa kurang bersyukur atas pemandangan yang sudah Tuhan ciptakan dikehidupan yang lo jalani." Dan mereka akan berbicara tentang hal nggak penting sampai hal yang penting buat mereka. Dari cuma yang , "Lo siapa?" "Dan lo kenapa?" Bahkan hal-hal yang bikin lo merasa, ternyata kita semua ternyata ada yang saling membutuhkan dan merasakan sebaliknya. Dan di sanalah cerita mereka dirangkai bersama dengan yang lainnya. Karena menemukan adalah bagian dari perjalanan suatu kisah dalam hidup yang mereka jalani.

More details
WpActionLinkContent Guidelines