"Way Back Into Love"

"Way Back Into Love"

  • WpView
    Reads 244
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 6, 2017
Jinyang, seorang gadis keturunan Indonesia - Korea yang dingin dan cuek, lulusan Harvard University dengan nilai yang sempurna , kembali ke Korea setelah berapa tahun lamanya di Amerika. Sampai detik ini dia masih bingung kenapa ayahnya ( Appa ) melarangnya kembali kesana, padahal dia sangat ingin bertemu dengan saudaranya ( Jinsung ). Jinsung ke Amerika untuk menghadiri acara wisuda Jinyang, namun ada yang aneh Jinyang merasakan sesuatu yang lain dalam hatinya kepada Jinsung. Disisi lain Appanya tiba - tiba memperbolehkan Jinyang ke Korea untuk meneruskan perusahaan bersama Jinsung. Perjuangan Jinyang tidak hanya sampai disini, sesampainya di Korea dia harus mendapatkan posisi sekertaris di sebuah perusahaan ternama di Seoul "ICT Group", sebagai persyaratan dari ayahnya untuk tetap tinggal di Seoul. Untuk mendapatkan posisi sekretaris sendiri sangatlah sulit apalagi harus berhadapan dengan direktur Yeo da Seo, direktur yang dingin, kasar, perfectsionis, dan sangat sulit didekati, bahkan untuk ukuran sekretaris yang almost perfect pun hanya mampu bertahan dalam satu hari. Apa, mengapa, dan bagaimana kelanjutan cerita Jinyang di Korea? ataukah dia harus mengubur mimpiya dalam - dalam dan harus kembali ke Amerika?????
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ENIGATA
  • The Mafia
  • Sang Penakluk Cantik
  • KEKASIH ONLINE
  • BEYOND THE GLASS WALLS
  • Kenapa Harus Korea?! (Hiatus)
  • On That Day When I Met You
  • It's Always Been You✔️
  • I am Rich || Vkook (END)
  • Sweet Home || HoonSuk
ENIGATA

Yoona dan Boora, dua sahabat karib dengan impian setinggi langit: kuliah di Universitas impian Korea Selatan. Yoona yang penuh semangat dan prestasi, namun kondisi ekonomi keluarganya membuat mimpi itu terasa jauh dan sulit ia gapai. Sementara Boora, meski berasal dari keluarga kaya bergelimangan harta, sering meragukan dirinya karena nilai akademiknya yang biasa saja. Tak ingin menyerah dengan keadaan, Yoona mengajak Boora bekerja paruh waktu untuk membiayai bimbingan belajar ke luar negeri. Akhirnya mereka diterima sebagai petugas kebersihan di rumah sakit besar. Hari-hari mereka diisi dengan lelah, bau obat, dan tatapan meremehkan seusai jam sekolah selesai, tapi semangat mereka tak padam. Mereka percaya bahwa setiap rupiah yang dikumpulkan akan membawa mereka ke gerbang Universitas Korea Selatan. Akankah Yoona dan Boora mampu bertahan dan mewujudkan impian mereka untuk menginjakkan kaki di bangku kuliah di Korea, ataukah kerasnya realita akan memaksa mereka untuk mengubur mimpi itu dalam-dalam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines