Elegi Hujan Di Senja Itu....

Elegi Hujan Di Senja Itu....

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 25, 2016
Alif merupakan anak yang disayangi oleh ibu juga kedua adiknya. Ditinggal oleh ayahnya selama-lamanya tidak membuat ia mudah menyerah pada takdir yang ada. Ia tetap bersemangat dalam hidup dan berusaha membangun mimpi-mimpinya yang tinggi. Tetapi, sebuah kenyataan pahit membuatnya harus lupa akan siapa dirinya. Ia pun menghapus segala apa yang ingin ia raih; begitu juga keluarga yang ia sayangi. Kejadian di senja waktu hujan itu, apa yang sebenarnya terjadi?
All Rights Reserved
#357
rain
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan di ujung senja
  • GRUNT NAVAREND | Dangerous Teacher [TAMAT]
  • My Aluna (Ending)
  • SILENCED AT 302 [END]
  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • rain untuk senja
  • Blue Trapped In BL Novel
  • Wild Guy [completed]✓
  • Jejak Jejak Mimpi
  • Triple Al [End]

Ketika hujan datang bukan untuk menyegarkan, tapi untuk mengenang yang tak bisa dimiliki... Senja selalu menjadi waktu favorit Aldira, bukan karena keindahannya, tapi karena di situlah kenangan dengan Rayhan paling sering menyeruak. Lima tahun lalu, di bawah langit jingga yang murung dan rintik hujan pertama, mereka saling berjanji untuk tidak saling melupakan. Namun janji tinggal janji. Rayhan pergi, membawa separuh hati Aldira tanpa pernah menoleh lagi. Kini, Aldira adalah wanita dewasa yang nyaris kehilangan kepercayaan pada cinta. Tapi takdir rupanya belum selesai bermain. Rayhan kembali, tepat di musim hujan pertama setelah sekian tahun. Ia datang bukan sebagai kekasih, tapi sebagai tunangan sahabat Aldira. Terseret antara cinta yang belum padam dan persahabatan yang tak boleh dikhianati, Aldira terjebak dalam dilema yang meluruhkan logika dan menghantam hatinya tanpa ampun. Akankah hujan di ujung senja kali ini menghapus luka lama, atau justru membuka pintu penderitaan yang lebih dalam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines