Waiting For you

Waiting For you

  • WpView
    LECTURAS 197,862
  • WpVote
    Votos 8,084
  • WpPart
    Partes 56
WpMetadataReadConcluida mar, jun 20, 2017
WpInfo
Ficción
Romance
Berawal dari tantangan untuk mendekati Emelin yang di berikan oleh Gio dan John kepada Arga. Emelin Ayudia, gadis cantik dan mempunyai mata sipit. Hari demi hari, Arga terus mendekati gadis itu, berusaha membuat gadis itu jatuh hati kepada dirinya. Perlahan-lahan perasaan itu ada dengan sendirinya. Arga nyaman dengan kehadiran Emelin. Namun, kembali ke rencana awalnya, Arga berniat mempermainkan Emelin. Hari demi hari juga, Emelin curiga kepada Arga. Gadis itu ragu kepada Arga. Kata-kata manis yang selalu Arga ucapkan untuk Emelin, berhasil membuat gadis itu baper. Kata-kata manis, singkat, namun bisa menumbuhkan sebuah rasa. Rasa yang tidak bisa gadis itu jelaskan dengan kata-kata. Perlahan-lahan rencana Arga terbongkar, dan membuat Emelin kecewa kepadanya. Arga terus mencoba unuk menjelaskan semuanya kepada Emelin. Namun, gadis itu selalu menghindar. Arga terus menunggu Emelin. Kalau kata Arga, "Ada yang lebih membosankan daripada menunggu Bus Kota. Yaitu, kamu. Kamu seseorang yang tak kunjung datang." seperti Emelin yang tak kunjung percaya kepadanya. Apa Arga akan selalu menunggu Emelin? Kalau saling cinta mengapa kita harus saling tunggu-menunggu seperti ini? Mengapa tidak langsung jadian saja?
Todos los derechos reservados
#245
brandalan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dusk In Your Eyes
  • YEON ^26^
  • EXCHANGE
  • ARGLADIS
  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • East sky first love
  • DEARWA [END]
  • ZERGAN
  • Pemilik Hati Ketos Dingin (Tamat)

Pernah mengenalmu dalam hidupku adalah anugerah. Menjadi dekat dengan mu adalah keajaiban. Di cintai lelaki seperti mu adalah keberuntungan. Puncak kebahagiaan ku adalah, ketika aku tahu bahwa esok hari kamu masih berpijak di bumi dan tetap menjadi milikku. 🌼 🌼 🌼 "Keinginan mu bukan? Baik, sekarang ini akan ku lepas, jangan salahkan aku, jika aku menemukan mu lagi kelak, tak akan ku lepas kau semudah itu." Sang gadis mengusap kasar pipinya yang berlinang air mata. Bukankah ini kemauan nya? Akhirnya di lepaskan dari kengkangan kehidupan ganas. Lalu, mengapa melangkah menjauh seakan salah? Gadis itu mengangguk, mencoba meyakinkan diri sendiri, "Tentu, aku rasa aku akan lebih bahagia sekarang. Selamat tinggal, terimakasih semuanya, jika saja ada yang bisa aku kembalikan, akan ku lakukan." "Bukan selamat tinggal, sampai jumpa kembali." Sebelum sang gadis kembali menyela, lelaki itu cepat-cepat buka suara, "Aku akan menemukan mu lagi." Mendengar hal itu, gadis putih itu tersenyum lembut, "Semoga." 🍂 🍂 🍂

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido