Love Life Cabin Crew

Love Life Cabin Crew

  • WpView
    Reads 380
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 22, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Apa jadinya kalau cewek urakan yang jorok, jutek dan sulit senyum macam Diandra Natasha terjebak menjadi pramugari? Dari sekian sifat yang seharusnya tak sesuai untuk menjadi Awak Kabin, Ia tak habis pikir dengan satu hal, bagaimana bisa flight schedule nya yang padat ke banyak tempat selalu direpotkan dengan mengadapi penumpang menyebalkan bernama Devan Elvano yang perfeksionis, sombong dan selalu membuatnya kerepotan dengan ulahnya yang tidak bisa ditebak? Bagaimana bisa mereka selalu satu flight? Bagaimana Diandra menghadapi segala jenis kelakuan Devan yang benar-benar absurd? Bagaimana bila akhirnya cinta hadir diantara mereka? Dan mengapa Ares kembali disaat Diandra sudah bisa melupakannya? Bagaimana pula Diandra menghadapi senioritas dan sisi gelap pekerjaannya? Mampukah ia bertahan? Ia tak sekuat yang terlihat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia
  • Stumbled Into You
  • Pemilik Hati Ketos Dingin (Tamat)
  • Crazy Guy Vs Sassy Girl ( ZEESHA )
  • You're My Propeller (Completed)
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Honey in His Venom | TERBIT

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines