Train of Life

Train of Life

  • WpView
    LETTURE 67
  • WpVote
    Voti 3
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, nov 19, 2016
"Kalian nggak perlu tahu apa masalahku, cukup lihat aku yang selalu tertawa bahagia." (Rania Arini Wijaya) "Aku mencintainya, tapi terlalu pengecut untuk sekedar mengutarakannya. Aku terlalu takut untuk kehilangannya hanya dengan mengubah status sahabat menjadi pacar." (Arka Muhammad Arsyad) "Tidak bisa menyimpulkan hanya dengan melihat dari apa yang kau lihat dengan mata." (Rafi Adrian Wijaya)
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • CINTA SERUMIT RUMUS (FOUR LOVE)
  • Janji Ya
  • Your Sweet Smile
  • The Forbidden Choice (END)
  • Reina
  • save me
  • Trust Me,Dear!
  • Aku ada disini•AND
  • -sekarang untuk selamanya. namun hanya untuk merayakan cinta, atau kita?

"Aku tidak egois? Jika mencintai mu adalah sebuah kesalahan maka melepaskanmu adalah kebenaran" _Kirana Winata_ "Sahabat atau cinta? Sahabat lebih berharga dari cinta yang hanya memberi sejuta luka.." _Melisa Putri_ "Biar luka menyertai ku,setidaknya aku tau apa balasan mencintai mu..." _Revan Wijaya_ "Mengagumi mu dalam diam adalah cara mencintaimu yang paling dalam.. Entah kau akan kumiliki,atau hanya akan menjadi sebuah mimpi..." _Afian Herlando_

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti