Fiance'??!

Fiance'??!

  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 12, 2016
Sayuko termenung. Meratapi nasibnya yang sungguh jauh dari kata beruntung. Walau dia hidup dengan dikelilingi uang, harta berlimpah. Itu tak ada nilainya dibanding apa yang selama ini Sayuko alami. Hidup dibawah beribu - ribu aturan, itu sudah menjadi bagian dari hidupnya. Kehidupan sekolahnya pun tak jauh buruknya dengan di rumah. Setiap hari dipenuhi dengan BULLY-an. Dan terakhir, yang membuat Sayuko nekat kabur dari rumah adalah, perlakuan ayahnya yang sangat menyiksa hatinya. Fujimori Sayuko yang sudah benar - benar putus asa, memilih pergi dan hidup sendiri. Berusaha melupakan semua masalah yang terjadi di masa lalunya. Berusaha menguburnya sedalam mungkin dengan waktu. Dan saat ketika Sayuko berhasil mengumpulkan motivasi, hidupnya kembali dikacaukan oleh seseorang yang tiba - tiba bertamu ke rumahnya. Semenjak pagi itulah, hidup Sayuko mulai dipenuhi dengan warna - warni yang siap menghiasi hidupnya. Tak seperti dulu yang hidupnya kelam, berwarna hitam. Perlakuan macam apakah yang tega dilakukan ayahnya Sayuko? Hingga dia begitu tersakiti? Dan siapa pula lelaki yang bertamu ke rumah Sayuko secara tiba - tiba? Bagaimana bisa lelaki tersebut membuat hari Sayuko menjadi pelangi? Simak kisah ini, ya!
All Rights Reserved
#191
otaku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cavendish (Name) - BNHA Alternative Universe
  • BENEATH HER GAZE ✅
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Di Balik Bayang Asa
  • a RAINBOW
  • ASMARALOKA || Love or Reality?
  • Grayness in the silence
  • Benalu [Terbit]
  • Let Me Love You In Another Life [SasoSaku] 🔞

Bertengkar dengan dirinya sepanjang malam, berkaca di depan cermin yang menampakkan dengan jujur bentuk tubuhnya yang tegap dengan pakaian sipil, rambut perak yang di pangkas pendek dan wajah tegas tanpa riasan. Obsesi kepala keluarga tentang anak laki-laki terasa menyedihkan di mata (Name), memaksanya mengenakan celana dan membuang semua sikap feminim yang di miliki seorang gadis. Demi kehormatan keluarga yang tidak (Name) mengerti, berlatih dan terus berlatih, memalingkan wajah dari semua hak yang seharusnya ia dapatkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines