We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Close To Heart

Close To Heart

  • WpView
    Reads 317,078
  • WpVote
    Votes 31,223
  • WpPart
    Parts 59
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 12, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Di sana.... Aku melihatmu. Memegang sepuntung rokok, menghisapnya, dan menginjaknya tanpa ampun, lalu mendatangiku." Ini tentang si miris Maria Sabrina yang hamil di luar nikah, bingung tentang kelanjutan sekolahnya dan masa depannya, tapi tahu-tahu Tuhan mempertemukannya dengan dua cowok yang ternyata teman sekolahnya, Ezra Eleazar Abinaya dan Yosafat Osa, lalu apa sajakah pilihan-pilihan mereka yang akan menemukan resikonya? +++++ Judul sebelumnya adalah I Saw A Bad Boy dan Let Me Love You +++++ 13+ ~A Teen Fiction-Humor by 13summer~ ©Oktober 2016 Catatan : Bukan cerita dewasa. Jadi jangan harap ada kenistaan di dalamnya. Thanks and happy reading. #869 Roman #80 Teen Fiction
All Rights Reserved
#731
childish
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Accidental' (END)
  • Aishyla [COMPLETED]
  • REVANARA
  • CLOSER
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)
  • Aracha
  • Diana
  • DERAN
  • Marsella (1)

Follow dan beri vote nya! "Ekhem! Bagaimana kelanjutannya?" Tanya Reza kepada pihak keluarga Leo "Sesuai kedatangan ku kemari Reza, putraku akan bertanggung jawab," jawab Bram dengan yakin Leo terus saja mencuri pandang pada Zena yang menundukkan kepalanya, dia merasa sangat bersalah telah mengotori gadis baik itu. Jelas Leo mengetahuinya, Aldiva Zena yang selalu mengikuti olimpiade mewakili sekolahnya Zena mendongak sedikit ingin menatap Leo, calon suaminya. Belum 2 detik Zena langsung menunduk lagi karena ternyata Leo sedang menatapnya *** Dor! "Arghh." Seorang pria berjas rapi memegang perutnya yang terkena tembakan, dia berlutut dilantai menahan sakit. Ia mendongak menatap seorang gadis yang menangis didalam cekalan seorang pria kekar. "STOP!" ucap gadis itu tapi tak dihiraukan oleh pelaku penembakan itu. "Diem bocah ingusan!" Perintah orang yang membawa senjata api itu. *** Itu hanya sepenggal cuplikan diawal part ya, nanti beda lagi dibelakang Bagaimana dengan alur cerita ini? Akankah serumit itu? Konflik yang dikira sudah tidak ada, akan muncul diluar dugaan IKUTI ALURNYA!!! Selamat membaca:) #1 in misteri-Jan 22 #1 in nikahsma-Jan 22 #1 in tennfiction-Jan 22 #1 in kebahagiaan- March 22 #1 in beasiswa- April 22 #1 in kejutan- Juli 22

More details
WpActionLinkContent Guidelines