Happy Because You

Happy Because You

  • WpView
    LECTURES 7,755
  • WpVote
    Votes 170
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., mai 26, 2017
Sejak sakit merampas tubuh Adia perlahan tapi pasti. Dunia Adia menjadi sepi dan sunyi. Ketika penyakit itu terus menjalar ke telinga nya. Tuli dan tak lagi bisa bermain harpa, untuk mengejar sang kakak yang semakin jauh meninggalkannya kedepan. Pelarian Adia adalah cinta pertamanya, yang selalu membawanya menikmati indah awan biru dilangit dari rumah pohon yang di bangun ayah nya. Tetapi kesedihan datang terus menerus. Cinta pertamanya pergi. Kakak dan ayah nya meninggal karena pesawat yang ditumpanginya jatuh. kakaknya meninggal saat kecelakaan itu. Tinggalah adia yang sendiri. Menahan dan memikul beban berat ini. Pelarian nya adalah menatap langit biru bersama sahabat nya Fio. Sambil berusaha bermain harpa agar ibunya tak sedih lagi. Lalu seseorang datang mengenalkan Adia pada indahnya pelangi setelah hujan turun. Siapakah dia? Apakah dia cinta pertamanya? Dan mampukah dia mengusir mendung kesunyian di hati adia dengan indah nya pelangi?
Tous Droits Réservés
#101
loves
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • A New Beginning
  • Dia Datang,., [END]
  • AURORA (PINDAH KE DREAME)
  • Rannia√
  • MY PETERPAN ALEN
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • Semu [Completed]
  • Ily3000 [COMPLETED🦋]

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu