A Tired Heart

A Tired Heart

  • WpView
    LECTURAS 311
  • WpVote
    Votos 45
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, oct 22, 2017
WpInfo
Ficción
Romance
Diawali dengan kejadian konyol, Alveenia Cana atau yang biasa disapa Alven tersebut harus main kejar-kejaran dengan sang guru karena dirinya telat. Sementara itu Carmel yang baru selesai dari toilet melihat kejadian tersebut berniat menolongnya. Singkat cerita, di tengah jalan menuju ke kelas Alven tidak sengaja bertabrakan dengan seorang pria yang Dikenal di sekolahnya sebagai cowok most wanted dan ketua osis, siapa lagi kalo bukan Gavriel Alcander.
Todos los derechos reservados
#360
cintasegiempat
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Caramel
  • The Love Trap (Terbit di Penerbit Kastil Mimpi)
  • Welcome Back, Tunanganku! (END)
  • Persona
  • Together ✓[COMPLETED]
  • The Letter From Korea
  • POTEK [Selesai]
  • Alviandra ; He's My Boyfriend
  • Only You
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido