Memoria
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 3, 2016
Nao, kehilangan ingatannya saat terbangun di rumah sakit dengan beberapa luka yang terlihat cukup parah. Dia tidak ingat siapa keluarganya, temannya, ataupun tentang dirinya. Namun, ingatannya hanya jelas pada benda-benda mati, atau sifat dan tingkah laku orang-orang, atau pun hal semacamnya. Namun, seiring waktu ingatannya sedikit demi sedikit terlintas samar dalam ingatannya . Ia pun mulai menyelesaikan masalahnya satu per satu yang sudah berada di sekitarnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IMPIAN YANG LENYAP
  • Sunflower Promise
  • RETROGRADE : Behind The Lie
  • love, asylum ; lee heeseung
  • Matahari Tenggelam di Atas Gelas Kopi
  • Dalam Diam, Aku bertahan
  • Menjadi Aku
  • Heartbeat Trauma
  • catatan kecil nea
  • Noda dalam Cinta

Zaira selalu merasa asing di rumahnya sendiri. Ibunya yang dingin seolah tak menganggap keberadaannya, sementara bayang-bayang perselingkuhan ayahnya terus menghantuinya. Sekolah seharusnya menjadi pelarian, tetapi kehadiran Selene, gadis yang selalu tampak sempurna di mata semua orang, justru membuat hari-harinya semakin berat. Namun, di antara kesepian dan rasa tidak dipedulikan, ada seseorang yang selalu berdiri di sisinya. Seorang teman yang tidak banyak bicara, tetapi selalu ada ketika dunia terasa terlalu berat. Di tengah konflik keluarga, pertemanan yang rapuh, dan rahasia yang terkuak satu per satu, Zaira harus menemukan keberanian untuk berdiri tegak dan menghadapi kenyataan yang selama ini ia hindari. Apakah luka lama bisa sembuh, atau justru semakin menganga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines