Story cover for Monotes by fathyyy_
Monotes
  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Oct 29, 2016
"Mungkin memang benar bahwa cinta tak harus memiliki."




Tulisan tangan dengan angan-angan yang mungkin akan kau lupakan.

Kau membacanya saja aku sudah senang.

Copyright©2017-All rights reserved
All Rights Reserved
Sign up to add Monotes to your library and receive updates
or
#290monolog
Content Guidelines
You may also like
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri by ceritadariawan28
4 parts Ongoing Mature
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
You may also like
Slide 1 of 9
Tuhan, Aku Sayang! (TAMAT) cover
Together cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover
DikaRanggi cover
KONSEKUENSI HATI cover
Segala Tentangmu ❝ cover
Nestapa [END] cover
Mencintaimu Adalah Perang cover
harapan yang pupus cover

Tuhan, Aku Sayang! (TAMAT)

35 parts Complete

Untuk cinta, kita tidak bisa memilih untuk siapa atau kepada siapa kita mencintai. Itulah yang terjadi, saat aku mencintainya. Aku tidak memilihnya untuk menjadi seseorang yang akan aku cintai, tapi rasa itu tiba-tiba saja perlahan menggunung, dan akhirnya aku jatuh cinta padanya. Namun, jika ini dapat terjadi, jika aku dapat memilih aku akan mencintai siapa, aku akan tetap memilih untuk mencintainya. Karena dia adalah satu di dunia ini, aku tidak akan dapat menemukannya lagi, hanya satu, dia. Hingga akhir, hingga saat ini, rasa ini masih tetap sama untuknya. Aku masih menyimpannya, aku masih akan terus berharap, walau ternyata dugaan dan harapku adalah mimpi, aku akan tetap terus begitu. Kenapa? Karena aku sayang. Tuhan, aku sayang! Aku sayang dia!