Dusta
  • WpView
    GELESEN 2,510
  • WpVote
    Stimmen 243
  • WpPart
    Teile 20
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Juli 4, 2018
[Dusta] /dus·ta/ tidak benar (tentang perkataan); bohong; Pernah terpikir berapa banyak kebohongan yang sudah kita beri pada orang lain? Pernah terpikir berapa banyak kebohongan yang sudah kita terima dari orang lain? Bahkan, kita sering membohongi diri sendiri, bukan? Sekedar untuk kebahagiaan yang semu atau ketenangan batin? Sajak seorang pendusta yang benci terhadap dusta walau sudah sering mendusta [Pembaruan tidak menentu, bergantung pada wangsit yang turun]
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • KITA
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • [1] Rasa dalam Asa | ✔
  • Aksara Tak Bertuan
  • Lembut Seperti Doa
  • Rangkaian Aksara
  • Infinity

Highest rank #1 berpuisi (11/06/2022) #1 pecintasastra (10/06/2020) #1 wattpadpoetry (07/06/2020) #1 puisiindonesia (08/06/2022) #3 sajak (08/06/2022) #4 poetry (11/06/2022) #4 sastraindonesia (09/10/2020) #5 syair (08/06/2022) #6 favorit (10/06/2020) #6 asa (14/10/2020) #6 quote (11/06/2022) #6 nonfiction (11/06/2022) #35 puisi (20/11/2020) #80 nonfiksi (11/06/2022) #341 indonesiamembaca (07/10/2024) "Kenapa?" Aku hanya menggeleng. Seketika burung-burung yang terbang, awan yang terseret angin, serta dedaunan yang jatuh seakan berhenti. Kamu tersenyum, "kita." "Kita." Mungkin aku hanya berharap kata itu tidak sekadar menjadi harapan, tapi menjadi kenyataan. Masih. Kisah kita belum berakhir. *** Sekumpulan puisi dan sastra yang lagi-lagi membahas kisah romansa nan klasik. Biarlah kisah kita menjadi ceritanya tersendiri. Sebab dalam romansa kita menemukan rasa. Dan dalam rasa, kita menemukan asa-asa yang mencari peraduannya. Seri Dua dari antologi puisi Rasa dalam Asa ©2020

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien