Ketika kau mendapatkan kemampuan mengendalikan waktu yang tak pernah terbayangkan bisa kau miliki. Namun apakah kemampuan itu sebuah anugerah atau malah sebuah kutukan? *** Si bibir plump berwajah malaikat itu tersenyum senang, "Ya, dan kalau aku sudah besar nanti aku ingin menikah denganmu." Lalu si gigi kelinci itu terkejut saat tiba-tiba lelaki kecil itu tanpa malu-malu mencium bibirnya. Wajah malaikatnya begitu dekat, sangat dekat. Bibir mereka bersentuhan. "Kau mengerti? Kau harus menikah denganku nanti." anak itu berkata dengan riang. *** My first bahasa VKook fic here. Hope you guys like it.
अधिक जा नकारी