Story cover for Devoted To You by Aida_Wirdaini
Devoted To You
  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Oct 29, 2016
Sumpah Osis.
"Selama menjabat sebagai anggota Osis, Saya Syakenta Arifin tidak akan menindak murid bernama Afif Dharma dalam hal masalah celana pensil, sepatu, terlambat, dan ketiduran di kelas ataupun lain-lainnya. Yang mana saya tidak akan ikut campur dan akan menyerahkan tugas kepada siapa saja anggota Osis yang melihat murid itu melakukan penyimpangan. Demikian yang saya sampaikan atas keseimbangan antara dunia dan akhirat eh maksud saya antara Osis dan Hubungan pertemanan. Terima Kasih" 

Kenta murid teladan sekaligus anggota Osis yang berteman dekat dengan Afif cowok berandal penuh kejutan yang menyuruhnya bersumpah seperti itu atas dasar hubungan pertemanan. Benarkah alasan Kenta masuk Osis demi kebaikan Afif atau untuk hal lain

Lika liku perjalanan mencari jati diri.

"Aku tidak tahu definisi berandal"
"Tidak akan pernah tahu kapan si pembohong berkata dusta dan kapan ia berkata jujur"

"Apa yang harus kamu lakukan ketika dua orang sama-sama datang dalam kehidupanmu kemudian keduanya sama-sama bilang hai. Tiba-tiba duniamu sekejap berhenti. Siapa yang kau pilih. Untuk kau genggam?"
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Devoted To You to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
GHAVARI  by alghisty_
10 parts Ongoing
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
You may also like
Slide 1 of 10
Introvert Hangover [COMPLETED] cover
365 Day's to Fall in Love cover
OSIS cover
OSIS OR OH SHIT?! cover
I HATE YOU BUT I LOVE YOU cover
Keysha Kesayangan Ketua cover
Raquilla cover
GHAVARI  cover
Rewrite the Start cover
Pacarku Ketua Osis [SUDAH TERBIT] cover

Introvert Hangover [COMPLETED]

36 parts Complete

Tessa pikir, menjadi murid SMA itu tidak jauh berbeda dengan menjadi murid SMP. Asal dia teguh pada pendirian, maka semuanya akan berjalan lancar. Namun, nyatanya semakin tinggi tingkatan sekolahnya, makin banyak pula yang harus dia hadapi. Dan berurusan dengan Edgar Samapta, Ketua OSIS di sekolah barunya, jelas tidak pernah masuk dalam rencana. ---------------------------------------- Buat obat penawar kangen zaman SMA First published: 05 Mar 2020 [Under 30k words]