CERPEN : Save Us From Technology

CERPEN : Save Us From Technology

  • WpView
    Reads 410
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Oct 30, 2016
Dunia ditahun 2100 tidak seindah yang kita bayangkan. Setelah membaca cerita ini, mungkin kalian akan sangat bersyukur bisa tinggal diabad ini. Cerita ini bukan untuk mendoakan masa depan dunia agar menjadi buruk. Tapi, dari cerita ini aku harap kita menjadi mawas diri agar tidak menjadikan teknologi tuhan kita. Sebenarnya cerita ini aku tulis untuk tugas PKN. Tapi karena aku sendiri suka dengan alurnya(pede), ya aku publish aja disini. I hope you enjoy it
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
#592
war
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Future Scenery (Sebuah Antologi Cerpen)
  • Another [END]
  • BIOPOCALYPSE : Extinction
  • Laughter in the Chaos - (Tamat)
  • ɪ'ʟʟ ᴛᴀᴋᴇ ᴄᴀʀᴇ ᴏꜰ ʏᴏᴜ  < Slow Up >
  • 12 Scientists (Indonesian Ver.)
  • ꜱᴏʀʀʏ ɪ ʟᴏᴠᴇ ʏᴏᴜ :)  (Tamat)
  • ᨓ𝗖𝗛 𝗢𝗡𝗘𝗦𝗛𝗢𝗢𝗧
  • ɪ ʙᴇᴄᴀᴍᴇ ᴀ ᴘᴏᴏʀ ᴘʀɪɴᴄᴇ

Ini tentang Kinantan dan Biru Langit belia, yang hidup terisolasi dengan pengetahuan yang amat terbatas, tetapi berusaha memahami siapa mereka sebenarnya. Ini juga tentang Naia, pengelana tunggal di dunia pasca-apokaliptik, yang kemudian bertemu dengan Wira, lelaki aneh yang menumpang tidur di shelternya dan membayar dengan ikan. Juga tentang sudut pandang Cantika, gadis buta yang selama ini hanya hidup di dunia audio tanpa visual, hingga ia bertemu Abi, anak lelaki yang pandai bermain ukulele dan tertawa renyah. * Selamat datang di Future Scenery! Ada banyak kisah tersimpan di sini! Mungkin, ada harta karunmu di sini. * Catatan: urutan part saya susun berdasarkan yang paling saya suka. Update selanjutnya juga bakal seperti itu. *** Short Story Slice of Life Fantasy Sci-fi

More details
WpActionLinkContent Guidelines