
bahkan disaat kau tak adapun aku masih bisa memandangmu dalam bayangan, bahkan disaat suaramu menghilang pun aku masih samar mendengarnya. bagaiaman bisa aku melupakanmu? bagaiaman bisa aku lepas dari ranjaumu. aku menyayangimu Syam. sebagai seorang pejuang dan Peteran. sebagai kehormatan dan panduan. kau cintaku.... syam, bisakah kau bisikkan kata cinta yang biasa kau untaikan? dulu kau sering melakukannya. sebelum bidadari bersayap yang lebih cantik datang memabukkanmu. aku selalu menjadi yang istimewa. imajinasi ku selalu tinggi menjelma. karena aku sadar bahwa sayapku telah patah dan tak se elok sayapnya... siapakah aku ini. bahkan diriku sendiri tak mengenali siapa diriku.All Rights Reserved