[B]lue Days

[B]lue Days

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Oct 31, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
[ Cover credits to wataboku ] Cerita ini sederhana sajalah. Tentang sebuah percakapan di pojok kafe. Tentang hari-hari yang biru. Namun, mungkin, kisah ini dapat mengubah pandangan seseorang tentang apa itu 'cantik'. Didedikasikan untuk Laurensia Belinda.
All Rights Reserved
#165
blue
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love That Absurd Boy [END]
  • Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta
  • Strawberry Cloud [End]
  • Salah Tapi Enak [GXG]
  • Give | GxB [TAMAT]
  • I HATE YOU BUT I LOVE YOU (END)
  • Felicity

Mia. Begitu orang menyapanya. Dia ini cowok yang enggak tau malu. Bisanya hanya nyengir. Tapi, menjadi orang yang berada di daftar paling akhir dari jajaran-orang-yang-layak-dijadikan-teman, tidak membuatnya berpikir dua kali untuk naksir sama Wulan, cewek yang paling banyak dilirik. Tapi, cinta itu berjalan enggak semulus paha para banci di bawah lampu merah. Mia tau itu, ketika Wulan ternyata malah menyukai Devid, sahabatnya sendiri. Sakit? Sudah pasti. Devid. Begitu orang menyapanya. Dia ini cowok yang cuek dan dingin. Hanya Mia yang sanggup membuatnya lebih ekspresif. Mia menyukai Wulan. Tapi Wulan malah menyukai Devid. Devid tidak bisa menerimanya, karena hatinya sudah memilih Mia. Sahabatnya yang paling ia cintai. Sayangnya, selain o'on, Mia itu... ENGGAK PEKA! ___ Warning : Bahasa campur aduk, mungkin akan bertemu dengan typo, dapat menyebabkan serangan jantung, kangker, dan juga kemandulan. THIS BEAUTIFUL COVER BY : zamzam61

More details
WpActionLinkContent Guidelines