غلاف قصة Pretty Ugly بقلم Anaros11
Pretty Ugly
  • WpView
    مقروء 8,196
  • WpVote
    صوت 701
  • WpPart
    فصول 12
قم بالتسجيل كي تُضيف Pretty Ugly إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
#33pretty
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
RAIHAN بقلم lumitoileee
50 أجزاء مكتمِلة
(SELESAI) Raihan Paramahesa. Hampir seluruh penjuru sekolah mengenalnya. Cowok galak yang tak pernah taat aturan, suka cari ribut, suka bentak-bentak orang, dan mempunyai penyakit sensi akut tingkat tinggi. Namun seorang Inara tiba-tiba datang ke kehidupannya. Cewek yang sering menjadi sasaran bullying di sekolah. Cewek yang berhasil mengendalikan hati, pikiran, beserta tubuhnya. Meskipun sering dikucilkan, Inara tak sebodoh itu mempercayai bahwa Raihan benar-benar menyukainya. Apalagi sikap cowok itu yang selalu berubah-ubah kepadanya, membuat Inara selalu meragukan perasaan Raihan. Raihan yang sering membuatnya merasa seperti terbang ke angkasa, namun begitupun terhempas jatuh ke tanah. Ini cerita tentang seseorang yang bertahan dalam lingkar penghinaan, seseorang yang mimpi-mimpinya dipatahkan oleh keluarga sendiri, tentang sahabat yang setia, dan tentang rasa yang tak pernah usai. "Hati ini mencintaimu, memilihmu. Dan selamanya akan begitu. Tetapi bagaimana denganmu? Apakah memiliki perasaan yang sama?" ©2020 Melani Indartini ________________________________________ Cerita original dari imajinasi saya, dilarang plagiat! Jika ada kesamaan dengan karya lain mohon laporkan📍 (15++) ADA BEBERAPA ADEGAN DAN KONTEN SENSITIF (SELF HARM, BULLYING VERBAL&PSIKIS, KEKERASAN, KATA-KATA KASAR) BIJAKLAH DALAM MENELAAH DAN MEMILIH BACAAN⚠ Aku tidak menyarankan atau mengajak kalian melakukan hal buruk yang dilakukan oleh tokoh dalam cerita ini. Ambil dari sisi positifnya saja. Semoga cerita ini mengingatkan kalian pada masa SMA yang penuh canda tawa, suka & duka. Selamat jatuh cinta pada tokoh-tokoh di dalam cerita ini💕 Enjoyy🌸 Cover vector by : @keylowfya (Pinterest)
Untitled 2017  [Ongoing] بقلم Sandrialova
11 أجزاء مستمرّة
Keduanya sama-sama tertawa ketika suasana perlahan mencair. Juwita yang mulai membuka diri kini kembali melontarkan pertanyaan acak yang Ia sesali setelahnya. "Kamu kalo kesini sama siapa, raf ? Pacar ?" Raut lelaki itu tiba-tiba berubah. Tatapan matanya berpendar kearah lain, menyembunyikan cemas yang tersirat di balik jawabannya yang santai. "Pacar saya lagi gga di sini, Rei. Dan dia bukan anak tongkrongan kayak kita." Tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya sendiri, belum siap dengan jawaban yang diterimanya. "Oh, gitu. Udah lama LDR-nya ?" Juwita bertanya lagi dengan wajah ingin tahu, walau kenyataannya justru sebaliknya. Sebab menurutnya akan aneh ketika topik itu hanya berhenti sampai di situ saja. "Sejak lulus kuliah. Dua bulan yang lalu. Dia sekarang lagi lanjutin S2 di Jakarta." "Wowww,,,hebat ya dia masih semangat untuk kuliah. Limitted edition tuh cewek kayak gitu. Kamu beruntung, raf." Lelaki itu hanya menjawabnya dengan senyuman tipis. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya dari Juwita yang sedang menatapnya nanar. Setelahnya, obrolan itu terjeda beberapa saat. Keduanya kembali sibuk dengan isi kepala masing-masing. Juwita yang merasa bersalah karena telah menghadirkan pembahasan yang berat, juga Asraf yang kini sedang mengabaikan kenyataan yang membuat suasana kembali hening. "Kayaknya salah banget ya kita baru ketemu sekarang ?" Rasanya seperti ada sebuah kekuatan besar yang menyerap habis suara-suara di sekitar mereka. Heningnya terasa mencekam ketika hanya ada suara Asraf dan debar jantungnya di sana. Pertanyaan Asraf tadi menggaung di telinga, menimbulkan rasa perih yang tidak seharusnya ada. Untuk apa Ia merasa kecewa ketika tahu bahwa Asraf ternyata sudah punya pacar ? Bukankah mereka tidak pernah memiliki hubungan yang spesial sebelumnya ?