Give Me Love

Give Me Love

  • WpView
    Leituras 36
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jan 17, 2017
"Mereka bilang cinta itu buta, cinta tak memandang derajat dan status seseorang. Jika benar seperti itu adanya, ijinkan aku tetap memendam cinta, ijinkan aku tetap merasakan cinta yang sangat ingin ku harapkan". Menceritakan tetang Mayumi seorang wanita yang berusia 22 tahun dan bekerja menjadi wanita siap pakai. Menghabiskan seluruh waktunya untuk mengumpulkan uang sebanyak mungkin. Hingga suatu hari dia bertemu dengan Mattew, orang yang memakainya tapi juga dicintainya karena penampilan fisiknya saja. Lalu apa yang harus di lakukannya saat dia tahu kalau dia sedang mengandung. anak yang pada kenyataannya adalah anak dari Mattew, orang yang dicintainya?
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Unpredictable Love
  • 春のロマンス- Haru No Romansu (Romansa Musim Semi)
  • Ujung Semenanjung
  • Hunting for a Delicious Wife (Before)
  • LYVARU
  • Boyfie, Boyfie, Come to Me!
  • (END) Transmigrated in the 90's as a Little Dumpling
  • Mr. Right For Now
  • (END) Love You After Marriage

WARNING: Beberapa chapter terdapat adegan dewasa. Harap lebih bijak dalam membaca. Lili, hanya seorang gadis sederhana yang manis dan pendiam, tidak memiliki riwayat pacaran. Meskipun begitu, ibu nya selalu menyuruhnya untuk segera mendapatkan kekasih. Namun Lili terlalu pemalu, dia sama sekali tidak memiliki keberanian untuk mendekati pria. Dan entah bagaimana, seorang pria mulai mengganggunya. ----------------------------------------- Rendra tertawa kecil, suaranya terdengar berat dan penuh godaan. "Jika kamu yang berinisiatif menciumku, aku akan pergi." Lili menggigit bibirnya, tangannya gemetar hebat. Matanya yang basah oleh air mata menatap Rendra dengan gugup dan takut. Hening sejenak. Napasnya tersengal ketika ia akhirnya mengumpulkan keberanian, mengangkat sedikit tubuhnya, lalu berjinjit untuk mengecup pipi pria itu. Namun, sebelum bibirnya sempat menyentuh kulitnya, Rendra sudah lebih dulu meraih tengkuknya, menariknya erat ke dalam dekapannya. Tanpa memberi kesempatan untuk mundur, ia menuntut lebih menyapu bibirnya dengan ciuman yang panas dan mendalam. Suara Rendra terdengar serak di antara napas yang memburu. "Bagaimana mungkin aku bisa melepaskanmu setelah dirimu sendiri yang memberikannya padaku, hm?" ---------------------------------------

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo