Special Book: Halloween Day

Special Book: Halloween Day

  • WpView
    LECTURAS 27
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida jue, nov 3, 2016
Dari belakang aku merasakan sentuhan kecil di punggungku. Aku berbalik dan kulihat seorang gadis dengan topeng badut berdiri membungkuk. Ia menarik ujung bajuku sambil menunjuk kebelakang. Ia berlari tapi entah mengapa aku mengikutinya. Jalan yang kami susuri miskin cahaya, hanya sedikit cahaya bulan yang menyeruak masuk dari sela-sela pepohonan yang rimbun. Kami sampai di sebuah area terbuka dengan 2 buah pasung yang tertancap di tanah. Dibalik pasung itu 2 tubuh terikat dengan tangan penuh luka. Gadis kecil itu menghilang. Perlahan aku mendekat berusaha melihat siapa pemilik tubuh itu, rasanya jantungku seakan dibetot keluar. 2 wajah yang begitu akrab sejak aku kecil terkulai tak bernyawa di hadapanku. Aku meraung kencang membuat burung-burung disekitarku beterbangan. Kenapaa?! Kenapa harus mereka ?! Copyright ©2016 by WRS
Todos los derechos reservados
#3
samcer
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kenapa Harus Indah [FIKSI]
  • Help Ghost
  • You're SPECIAL (END)
  • Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT)
  • Gadis indigo ( Karya Pertama Ku)
  • Petaka Kesempurnaan
  • NIDA ( END )
  • Aleysia Heaven [Complete]
  • Arsyilazka

Tiba-tiba dia mengeluarkan pulpen di sakunya lalu dengan cepat dia mendorong leherku dengan tangannya ke tembok. Aku terdesak. Tatapannya tajam dengan pulpen berada tepat di depan mataku... sangat dekat. "Klak !" ia menekan bagian atas pulpen sehingga sekarang pulpennya muncul keluar. "Glek," aku menelan ludah. "Dengar, aku ingin kau menyimpan rahasia ini. Dengan bagitu aku akan membiarkanmu sehingga kau dapat mengetahui tujuanku dari melakukan hal ini." YA ALLAH ! Peristiwa apa ini?! Aku masih SMP kelas dua yang akan naik kelas tiga. Sebenarnya siapa manusia ini? Apakah dia intel?! Mata-mata?! Pembunuh bayaran?! Siapa dia sebenarnya?! Akun harus tenang. Jangan memperlihatkan rasa ketakutan, santai, santai Mamang. "..." APA MAKSUDNYA PULPEN ITU?! Pulpen itu sungguh, benar-benar dekat. Hampir menyentuh bola mataku. Aku harus tenang, santai, santai Mamang.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido