Blue Liquid

Blue Liquid

  • WpView
    Reads 6,948
  • WpVote
    Votes 725
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Wed, Nov 9, 2016
Suatu hari, seorang profesor mencampurkan dua senyawa yang tidak berwarna. Matanya berseri ketika melihat hasil pencampuran kedua senyawa itu. Campuran itu berwarna biru, seperti warna laut yang dalam. Senyumnya terukir sempurna. Ya. Inilah yang dia inginkan. Cairan berwarna biru sempurna. Profesor itu meminum cairan itu dan meninggalkan laboratiumnya yang terlihat penuh dengan langkah yang lebar. Dengan begini, keturunannya akan memiliki mata berwarna biru, seperti warna cairan yang dibuatnya. --- Highest rank : #22 in sci-fi
All Rights Reserved
#35
blue
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Red String
  • Impossible Wish
  • Rindu Biru [END]
  • 𝐒𝐡𝐨𝐮𝐞𝐢 𝐁𝐚𝐫𝐨𝐮 ⋮ 𝐑𝐚𝐠𝐞 𝐑𝐞𝐜𝐢𝐩𝐞
  • Cerulean ✔
  • ALZENA (THE GATE UNDER THE WATER)
  • ❬ ✓ ❭ Here and There
  • [END] High School of Mystery: Crimson Case

"Bia, Ibu tahu, ini semua hanya keisenganmu untuk lari dari hukuman. Tapi hukuman tetaplah hukuman, Bia. Kau tidak bisa lari dari itu." Lanjut sang Guru menyadarkan Bia dari lamunannya. Sorot matanya penuh kekecewaan. Tangannya mengepal, mencengkeram erat rok biru yang ia kenakan. Ia merasa tersudut. Tak ada yang mendengarkannya. Tak ada yang memahaminya. Tidak kedua orang tuanya, tidak juga tempat yang konon disebut rumah keduanya. Sekolah. Sedetik kemudian Bia bangkit dari kursi. Mengambil kertas dan pena yang ada. Lugas, ia menuliskan sesuatu dengan tangan kecil yang penuh luka itu. Getar terlihat dari tangannya. Guru itu memandang bertanya-tanya. Namun Bia tak peduli. Ia meletakkan pena itu, lalu dengan cepat melipat kertas itu. Tanpa permisi, Bia meninggalkan ruangan dan sang guru yang masih tak mengerti aksi apa lagi yang akan dilakukan siswi itu. Langkahnya cepat. Tujuannya terhenti pada kotak saran yang usang. Kotak yang terbuat dari kayu itu tampak berdebu dan diselimuti sarang laba-laba. Bia menelan salivanya. Menatap lurus pada kotak itu dengan sedikit sisa-sisa harapan yang ada. *** ⚠️Semua yang ditulis adalah murni imajinasi penulis. Vote dan komentar yang diberikan akan sangat berharga/memberikan semangat penulis untuk membuat kisah selanjutnya. Selamat membaca, semoga terhibur dan terimakasih telah menyempatkan waktu untuk membaca :) ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines