The Wind Blows

The Wind Blows

  • WpView
    Reads 2,123
  • WpVote
    Votes 176
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Thu, Dec 1, 2022
[DITERBITKAN OLEH HD PUBLISHER - 2017] Aku bertemu dengannya tepat di saat daun-daun mulai berguguran. Dia yang memiliki tatapan sedingin es. Dia yang bersikap acuh tak acuh. Lalu kami mulai bertengkar, kemudian berbaikan. Kami berbicara, bertukar cerita. Hanya sedikit, tapi itu besar artinya untukku. Kami tertawa hingga suatu ketika aku sadar jika malam telah usai. Sang mentari terbit bersama sebuah realita. Bila kebersamaan kami itu adalah semu. -Iynx Parish-
All Rights Reserved
#82
fall
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan (Completed)
  • DOSEN or PACAR  [Selesai]
  • Semu [Completed]
  • Possessive Badboy [END]
  • Farellio's [SELESAI]
  • Aerilyn
  • GALANG [SELESAI]
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • DESTINY [On Going]

#completed# #lengkap# #tamat# Seorang pria berdiri tepat disebrang jalan, tidak menggunakan payung. Saat itu hujan mengguyur deras membuat pakaiannya basah. Hari ini seperti suasana hatinya, dengan wajah sendu ia berdiri disana saat beberapa orang berlari untuk mencari tempat berteduh. Aku berdiri dengan payung yang kupegang. Ku eratkan pegangan ku pada gagang payung, lalu tanpa merasa apapun, aku berjalan kearahnya. Angin berhembus kuat membuat payung ku terhempas kebelakang, aku kehujanan dan meringis kedinginan. Ku lihat kesebrang jalan, pria itu tidak ada disana lagi. "Ini payung mu" Ucap seseorang dengan suara khas baritonnya, aku pun menoleh dan kudapati pria yang berdiri disebrang jalan sekarang didepanku dengan mengembalikan payung ku yang terhempas tadi. = = = = 2017 @Mategel

More details
WpActionLinkContent Guidelines