Did I wrong?

Did I wrong?

  • WpView
    Reads 4,005
  • WpVote
    Votes 242
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Fri, Jan 6, 2017
"Gioo gue mau cerita sama lo!!" Genza kecil berlarian menuju ke arah sepupu tersayangnya. Mereka sangat dekat bahkan seperti kembar. "Apaann Genzaa? Katanya mau main perang - perangan tapi kenapa lo malah mau cerita sama guee?" Gio kecil meletakkan pedang mainannya. "Gue.. Gueee lagi sayang sama cewee" Genza tertawa kecil. "Ehh, kok gitu sih lo. Gaboleh duluin guee" Gio menjitak pelan kepala Genza. Genza meringis sakit. Namun senyumnya tidak pernah pudar. Setelah itu, mereka justru melepas tawa bersama. "Ih! Siapa sih? Gue jadi kepo" Gio melipat kedua tangannya. "Dinda, adek lo. Gue sayang banget sama dia. Kita kan sepupuan doang, juga bukan kandung. Besar kemungkinan suatu saat nanti gue bisa ni...." *** Sister Complex? itu yang terjadi. Meskipun ia tahu semua masalah yang dihadapi adiknya, ia berusaha tidak mengungkit dan berusaha mengembalikan hidupnya lagi. So, Did I Wrong??
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • JEVANGAR (Sequel Zayyan Harquel) ✓ Terbit ‼️
  • Deaf Boy meet Bad Girl [End]
  • RAGARA [ on going ]
  • The Boy Who Can Lactating [End]
  • My Ice Cream
  • My Softie Ex Boyfriend [End]
  • It HURTS

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa

More details
WpActionLinkContent Guidelines