Seravian
  • WpView
    LECTURAS 588
  • WpVote
    Votos 121
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, mar 1, 2017
WpInfo
Ficción
Romance
Ketika kau merasa diawasi dengan apapun yang kau lakukan hingga membuatmu tak nyaman. Tatapannya yang selalu membuat pikiranmu seketika kosong. Kau ingin menjauh tapi kau tak bisa. Bahkan untuk mengendalikan dirimu sendiri kau tak pernah mampu karna tatapannya... Aku menatap tajam pada Kafka yang masih setia menatapiku terang-terangan. "Apaan lo liat-liatin gue dari tadi, Naksir lo sama gue, hah?!" Teriakku menggelegar membuat semua perhatian siswa di kantin kearahku. Good, Ulfa! Sesalku setelah sadar tadi lepas kontrol. Kafka bangkit dari duduknya kemudian melangkah perlahan ke arahku hingga ujung sepatu kami bersinggungan menatapku lamat-lamat membuatku gugup setengah mati. Kafka mengangkat daguku dengan tangan kanannya membuatku mau tak mau harus mendongak menatapnya yang memerhatikan setiap inci wajahku. "Kalau aku memang menyukaimu kenapa?"ucapnya yang ku yakin masih dapat didengar oleh seluruh penghuni kantin.
Todos los derechos reservados
#21
jawaraindonesia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Keano
  • COMPLICATED
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • Behind Bullying [END]
  • DEVIAN [END]
  • Altatair✓ [Revisi]
  • Mine [SELESAI] ✔
  • CRUSH | SO JUNGHWAN ✅
  • ASSYA (TERBIT)
Keano

[ COMPLETED ] "Della." Della membalikan tubuhnya dan melihat kearah suara yang memanggilnya tapi dia tidak menemukan siapapun disana. "Gue disini." Della tersentak kaget saat menyadari pemilik suara itu dan saat ini pemilik suara itu ada dihadapannya. Della menelan ludahnya dengan susah payah. "Kak Ken?" Lelaki dihadapannya hanya tersenyum sambil menatap lurus mata Della. "Lo jangan terlalu menyayangi seseorang apalagi lo gak pernah tau bagaimana perasaan orang yang lo sayangi itu." Della masih diam dengan segala kebingungannya saat ini. "Mak-maksud..lo?" Sekali lagi Ken tersenyum dan menepuk lembut pundak Della. "Jangan bodoh hanya karena lo terlalu cinta sama orang." *** Seiring berjalannya waktu perasaan itu semakin tidak bisa aku kuasai. Perasaanku sudah menguasai diriku. Tidak pernah aku menyadari satu hal bahwa aku ingin memilikimu aku selalu mengharapkanmu. Tapi aku sadar memilikimu hanyalah angan semata. *** Mungkin bagi dia aku bukanlah siapa-siapa. Tapi bagiku dia adalah sosok yang begitu sempurna. Dia adalah cowok yang berbeda, sejak pertama kali aku melihatnya aku sudah dibuat kagum dengan sikap ramahnya. Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar cinta pada pandangan pertama?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido