Callously

Callously

  • WpView
    Reads 2,723
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 17, 2017
Alesha. Itu namaku, aku tak punya nama panjang, itulah yang tertulis pada akta kelahiranku. Ibuku bilang, ayahku yang memberikan nama itu padaku. Aku merutuki hidupku, kenapa harus lelaki biadab itu yang menjadi ayahku, kenapa bukan orang lain saja? Anggap saja aku anak durhaka karena tak mengakui ayah sendiri, tetapi aku memang membencinya. Sangat. Kupikir dengan ayahku dipenjara aku akan mendapatkan kebahagiaanku. Ternyata aku salah. Tinggal di rumah om Pras adalah kesalahan. Seharusnya aku tak pernah mau. Bagaimana aku bahagia, jika dua singa lapar berada di rumah itu? Javier dan Jafar. Kedua lelaki itu sungguh menyiksaku. Membuatku menderita dengan caranya, tanpa berperasaan. -------------------------- SELAMAT MEMBACA!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Narasi patah hati
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Plot Twist - Hartono's Fam [END]
  • Pelakor? Yes, I'm!
  • Istri yang tak di inginkan
  • My Hottest Daddy [Hottest Series#3]
  • Kerfuffle (Tamat)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Quarter Love Crisis

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines