
Bukan aku yang memilih mu, Namun mata ku yang tak pernah berhenti menatap mu Bukan aku yang memilih mu, Namun tangan ku yang selalu ingin mengapai mu Bukan aku yang memilih mu, Namun kaki ku yang selalu tertujuh padamu Bukan aku yang memilih mu, Namun mulut ku yang tak pernah berhenti menyebut nama mu Bukan aku yang memilih mu, namun telinga ku yang hanya mendengar suara mu Bukan aku yang memilih mu, Namun otakku yang tak pernah berhenti memikirkan mu Bukan aku yang memilih mu, Namun hatiku yang selalu merindukan hadirmuTodos los derechos reservados
1 parte