The Loss of Sense

The Loss of Sense

  • WpView
    LECTURAS 18
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, nov 6, 2016
Dan memang benar kata Dee, 'manusia dirancang untuk terluka.' Ketika luka memenjarakan rasa yang tidak lagi diketahui siapa pemiliknya, keinginan mengentaskan seluruh cerita yang membingkai manis pada awalnya saja semakin mendesak Arana meneriaki angin senja yang semakin tajam melukiskan kolaborasi rasa dan luka, "Kau tahu, saat itu aku akan menemukan diriku yang baru." Arana yang mencoba mengentaskan luka malah bertemu dengan dua laki-laki yang kemudian akan mewarnai hari-nya. Lantas dengan siapa rasa itu akan terisi lagi mengobati luka yang pernah singgah di hati? Dan memang benar kata Dee, 'manusia dirancang untuk terluka.' Dan aku yakin, akan ada cinta yang nyata yang mampu mengobati hati yang terluka.
Todos los derechos reservados
#3
cintaitunyata
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nathalea
  • Kalevi
  • PAIN (TERBIT) ✔
  • RUANG LUKA (END)
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Over and over again, you(END)
Nathalea

Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya "Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya." "Terus yang jagain Lea siapa?" "Lea anak cewek, jadi harus mandiri." Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya. Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan. Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar. Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat. "Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!" "Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele." Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti? 🥈#hujan 25/04/2025 🥇#terluka 11/09/2025 🥇#tekanan 26/04/2025 6 #broken 22/04/2025 3 #anaktengah 21/03/2025 1 #bandung 25/09/2025 no coppy, usahakan vote [on going]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido