3Sahabatku
  • WpView
    Reads 593
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 5, 2017
Aku,Ulan,Siti,Nina adalah sahabat sejak kelas 7,kami berteman sejak duduk dibangku SMP.Meskipun kami dari kelas yang berbeda tapi kami tetap bersahabat.Akhirnya kami naik ke kelas 8,aku dan Ulan sekelas,sementara Siti dan Nina tidak sekelas. Pada suatu hari temanku berkenalan dengan adik kelas,semenjak saat itu kami bermain hanya bertiga(Aku,Ulan,dan Siti).Pada saat ulang tahunku tiba kami merayakannya tanpa Nina,sedih sekali rasanya hari yang sangat bahagia tapi tidak ditemani oleh sahabatku. Kelasku akhirnya pindah ke lantai 3,jadi Aku dan Ulan jarang bertemu Siti karena kelas Siti yang ada di lantai 1.Aku terkejut karena sahabatku Ulan ingin pindah sekolah,Aku sedih mendengar hal itu,tapi bagaimana bisa aku melarangnya?!.Hari Senin Ulan tidak masuk sekolah,pada hari Selasa aku berusaha agar air mataku tidak tumpah,aku berpura-pura tidak tahu kalau Ulan ingin pindah sekolah,tetapi Ulan tahu kalau aku kemarin(Hari Senin)menangis.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Stay On My Way
  • I'm RF
  • You Are My Best Friend
  • Apocalypse [Hiatus]
  • An Older Sister
  • He is not My Best Friend (End)
  • Senja dan Angkasa
  • {LOVE ENDS HAPPILY}
  • Satu Sekolah Tiga Sahabat

Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"

More details
WpActionLinkContent Guidelines