Stay With Me

Stay With Me

  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 7, 2017
"Kenapa lo kembali kalau pada akhirnya lo pergi lagi ninggalin gue sendiri opal?" -Nazila Aulia Zain "Gue akui, gue yang mulai, dan gue juga yang justru buat lo berfikir kalo kita selesai. Jujur, pergi ngejauh dari lo itu sebuah keputusan yang sangat berat bagi gue. sekarang gue kembali untuk meluk lo, jadiin lo sebagai milik gue, dan gue ga akan lepas lo gigi" -Rofaldo Diaz Pratama Pertemuan, perpisahan, sedih, seneng, jatuh cinta, sakit hati, jatuh, bangun, itu semua udah sepaket. Tinggal nunggu waktu, kapan semua akan berakhir indah, atau justru menyakitkan (?) Entahlah, biar waktu yang menjawabnya.... Gue disini mau ngasih tau, bahasa inggrisnya agak dimiringin. Ex: home ➡ hom Anybody ➡ enibodi Dan masih banyak lagi bahasa yang sengaja dimiringkan untuk menghibur kalian. Semoga kalian suka (:
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANANTA [COMPLETED]
  • WITHOUT ME [ON GOING]
  • Sekian Kalinya [END]
  • ZATARFA (Tamat)
  • AgniaDiary's
  • ALDINAYA [Sudah Terbit]
  • U are
  • F A K E ? [End]
  • Where's Home
  • Don't leave me [SELESAI]

[FOLLOW AUTHOR,SEBELUM MEMBACA SEBAGAI BENTUK SUPORT KALIAN UNTUK PENULIS DAN CERITA INI] (BELUM REVISI) "Aku sayang kamu tanpa alasan,mencintai kamu adalah keputusan,di cintai oleh mu adalah kebahagiaan.aku tau kamu selalu berusaha buat aku nan,walau banyak luka yang aku dapat,aku gak pernah menyesal,ananta."- Aquenna Adilan Sabil. "Maaf selalu buat lo sakit,quen. Gue emang cowok brengsek yang udah lancang masuk ke kehidupan lo. Tapi demi tuhan aku gak bisa hidup tanpa kamu,Aquenna."- Ananta. ≈≈≈≈≈≈♥≈≈≈≈≈≈≈ Mungkin memang pergi adalah jalan terbaik untuk melupakan,namun jika masih ada kesempatan yang datang,kenapa harus di lewatkan?. Hidup tak se munafik itu untuk mengingkari diri sendiri. Bila ada jalan lurus untuk kembali, kenapa harus memilih yang berkelok untuk lanjut?. Namun pada dasarnya cinta akan kembali menuju jalan takdirnya,dan pada hakikatnya pergi hanyalah jalan terakhir bila tak ada jalan lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines