Story cover for Dark Encounter: The Unkind by _a_m_u_s_e_
Dark Encounter: The Unkind
  • WpView
    LECTURAS 1,618
  • WpVote
    Votos 166
  • WpPart
    Partes 32
  • WpView
    LECTURAS 1,618
  • WpVote
    Votos 166
  • WpPart
    Partes 32
Continúa, Has publicado nov 07, 2016
Contenido adulto
Manusia menyebut mereka Sampah...
...Pendosa...
...Tak berhati...
...Berdarah dingin...
...Monster... 


Makhluk-makhluk itu diam-diam tumbuh sesuai dengan "harapan" tersebut, sekalipun bibir mereka berkata tak peduli.

Namun, sebagaimana makhluk berakal lainnya. Mereka mencoba tetap bertahan hidup, bersembunyi di tengah-tengah spesies lain yang menganggap mereka sebagai musuh. Menutup rapat seluruh indra, bahkan perasaan mereka, demi melindungi rahasia-rahasia mereka.

15+. Mohon dipatuhi. Segala bentuk pelanggaran akan ditanggung oleh pembaca sendiri.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Dark Encounter: The Unkind a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell) de alfariks
4 partes Continúa Contenido adulto
Tujuh puluh tahun yang lalu, dunia seperti yang dikenal manusia hancur seketika. Sebuah meteorit raksasa menghantam bumi pada tahun 2017, menelan lebih dari setengah populasi manusia dalam kobaran api dan kehancuran. Namun, dari reruntuhan itu, lahir sesuatu yang tak terduga-tujuh batu kristal sakti yang menyimpan kekuatan di luar nalar manusia. Bersamaan dengan munculnya batu-batu misterius itu, dunia yang selama ini tersembunyi mulai memperlihatkan dirinya. Ras-ras lain seperti Ligeria, Arzi, dan Farman, yang selama ini bersembunyi di balik realitas manusia, akhirnya muncul ke permukaan. Namun, pertemuan ini bukannya membawa kedamaian, melainkan awal dari perang yang lebih besar. Farman, ras yang paling ambisius, mulai menaklukkan dunia dengan cara kejam, memperbudak ras lain, dan merebut wilayah yang bukan milik mereka. Di tengah peperangan yang berkecamuk, Raja William Thinkler dari kaum Arzi berusaha menjadi perisai terakhir bagi perdamaian. Namun, takdir berkata lain-ia gugur di medan perang, meninggalkan sumpah yang akan menggema sepanjang zaman. "Hari ini bukanlah akhir, hanya bayangan dari fajar yang belum nyata..." "Saat kelam merangkak mundur, tertimpa cahaya senja yang enggan padam." "Dimana Pantang menyerah masih akan berdiri, di atas ragawi dosa dosa." "Sebilah besi akan terangkat tanpa amarah, dan dari gemuruh pertempuran, suara kedamaian pun terlahirkan." Sebuah janji tertinggal di antara kehancuran, sebuah harapan yang menunggu untuk ditepati. Perang ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kisah yang lebih besar-sebuah perjalanan yang akan menentukan nasib dunia yang baru.
[Rombak] -Kemunculan Planet-planet Baru di Tatasurya  de dendrololis
12 partes Continúa Contenido adulto
Awal dari cerita yang panjang Sinopsis : ↓ Umat manusia sudah mencapai puncak kejayaan teknologi ketika sesuatu yang tak masuk akal terjadi-sebuah planet raksasa tiba-tiba muncul di Tata Surya. Tidak ada tanda-tanda sebelumnya, tidak ada peringatan, dan yang lebih aneh lagi, tidak ada penjelasan ilmiah yang bisa menjawab bagaimana benda sebesar itu bisa muncul begitu saja. Para ilmuwan, pemerintah, dan masyarakat pun dilanda kebingungan. Apakah ini hanya anomali kosmik yang tak terduga? Atau ada sesuatu yang jauh lebih besar sedang terjadi? Lalu, kejadian aneh itu tidak berhenti di situ. Satu-persatu planet muncul dengan pola yang sama setiap 4 bulan sekali di tempat yang berbeda. Bahkan, sistem bintang baru dengan beberapa planet layak huni tiba-tiba muncul tanpa sebab yang jelas. Ini bukan sesuatu yang bisa dijelaskan dengan teori mana pun-hukum alam seakan berubah secara tiba-tiba. Namun, di tengah kebingungan itu, terungkap kenyataan yang lebih mengejutkan. Semua planet dan sistem bintang baru ini bukan sekadar fenomena acak yang kebetulan. Mereka memiliki tujuan-sebuah alasan yang bisa menentukan apakah umat manusia akan bertahan atau lenyap selamanya. Ada sesuatu yang jauh lebih besar daripada mereka, sesuatu yang telah bekerja di masa depan. Siapakah yang memunculkan peristiwa itu? Bagaimana bisa peradaban manusia diselamatkan oleh serangkaian peristiwa yang bahkan tidak mereka ketahui? Kalau penasaran, jangan lupa dibaca ya ^_^ ----------------------- *Note*: Cerita ini memiliki jadwal update yang cukup lama dan tidak menentu. Banyaknya typo yang bertebaran dan narasi yang hilang menjadi kekurangan dari novel ini. Selain itu, beberapa adegan di novel ini terinspirasi berdasarkan cerita yang pernah saya baca. Jadi, mungkin kalian akan menemukan kesamaan cerita, meskipun tidak terlalu terlihat. Mohon berikan kritik dan saran apabila kalian menemukan kesalahan.
This is not the Past, This is Fantasy World!  de valtaftazany
16 partes Concluida
Sunyi... Gelap. Dilangit hanya ada sinar putih yang mekar, seperti bulan, entah tak jelas apakah benar-benar bulan. Yang pasti semburan sinarnya menjalar seperti hamparan. Suara teriak ketakutan menggema disana. Disebuah lembah pegunungan yang berkabut emas. "Awas! ada sesuatu yang datang!" "Lari! Lari!" Ratusan orang berhamburan, berlarian, di lembah itu. Beberapa kelompok orang dengan raut kebingungan, akhirnya berhasil bersembunyi kedalam goa. ... "AAARGGHHHHHH..~ AKKHH...!" "JANGAAAN....TOLOOOONG.....TOOLO...OAAAKHH...- "..." Teriakan-teriakan tersebut mendadak mehilang. Mencekam! Suara semburan darah dari tubuh tubuh manusia terdengar bercampur dengan suara angin, berhembus dengan suhu gurun yang dingin, sangat mencekam! Setiap hembusannya kian menusuk adrenalin, diperparah dengan suara-suara aneh dari langit, terdengar layaknya suara lonceng kematian. DARAH BERCECERAN DIMANA MANA... "INI TERLIHAT SEPERTI FILM HOLLYWOOD, TUNGGU DULU INI BUKAN FILM KAN!??" Gumam seorang lelaki yang bersembunyi bersama beberapa orang di goa itu. "Mmm..monster apa itu..?" Sahut seseorang lelaki dengan suara parau dan kaki yang tak berhenti gemetar. "Ssst... pelankan suaramu!" Balas orang disebelahnya. Orang-orang yang bersembunyi, tak berani bersuara. "Satu, dua, tiga... haaah ada empat?? Ehh...?! lima monster...!!" Ada seorang lelaki yang berdiri dengan jarak kira kira 100 meter dari salah satu monster-monster itu. Kuzan. Lelaki ini memiliki sorot mata yang tajam. Alisnya terlihat seperti garis tegas, menunjukkan kesan wajah serius. Ia menatap waspada di sekitar lembah gelap yang diwarnai ceceran merah darah. Saat ini ia mencoba menahan fikirannya yang sedang berkecamuk. TENANG...TENANG... BAIKLAH... TETAP FOKUS... Kuzan terdiam dan berfikir keras , menggigit bibirnya. SEHARUSNYA KITA KEMBALI KE ZAMAN PURBA, JIKA INI BUKAN BUMI ZAMAN PURBA.. TEMPAT 'SIALAN' APA INI...?
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
HOLDER : Descendants of The Witch (END) cover
The Return Of Gods || CH || Indo cover
DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell) cover
Lembayung Terakhir cover
[Rombak] -Kemunculan Planet-planet Baru di Tatasurya  cover
Chemist Accident (TAMAT) cover
RADEV [COMPLETED✔️] cover
This is not the Past, This is Fantasy World!  cover
SCOVIO HEART cover

HOLDER : Descendants of The Witch (END)

37 partes Concluida

15+ (BOOK 1) *** Mereka hidup bersembunyi disebuah pulau. Pulau terpencil diantara lautan misterius segitiga bermuda. Hanya mereka yang memiliki tiket masuk yang bisa masuk kepulau itu. Apa yang mereka sembunyikan? Pastinya sesuatu yang tak biasa. Sesuatu yang tak normal, dan tak dimiliki oleh manusia pada umumnya. Sesuatu yang dahulu kita sebut..... SIHIR Mereka menyebut diri mereka sebagai HOLDER, sang pemilik dari kekuatan yang telah diturun temurunkan dari generasi sebelumnya. Sebagian dari mereka memilih untuk hidup dan berbaur dengan manusia lainnya, sebagian yang lain hidup berpindah-pindah tempat sebagai pengelana. Disaat yang sama namun ditempat yang berbeda, seorang gadis bernama Carina baru saja mengetahui kalau dirinya adalah salah satu dari mereka, yaitu seorang Holder. Ia baru menyadari semua itu saat seluruh keluarganya dibunuh oleh suatu kelompok misterius yang sedang memburu dirinya. Gadis itu terus berusaha sekuat tenaga untuk mencari alasan untuk tetap hidup, dan juga mengungkap kebenaran dari semua hal yang ia alami. ***