Padahal kita tak pernah bermasalah, ada yang tersembunyi, aku atau dirimu yang benar telah membenci. Jelas bukan aku, karena hati ini selalu berdetak ketika wajahmu kembali hadir dalam benakku. (Anindya)
Bodohnya aku selalu menampik perasaanku padanya. Gomen.. karna membuatmu menunggu sangat lama. Tetaplah menjadi dirimu yang selalu ada untukku, slalu bisa membaca isi hatiku dan memenuhi keinginanku untuk selalu bersamamu...