Gagal Move On •IDR•

Gagal Move On •IDR•

  • WpView
    Membaca 59,579
  • WpVote
    Vote 5,415
  • WpPart
    Bab 20
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mei 23, 2020
'Ketika hati menginginkanmu kembali' Iqbaal tiba-tiba saja berubah. Sifatnya menjadi jungkir balik setelah setengah tahun memutuskan untuk berpisah dengan (nama kamu). Pria ini cenderung memiliki sikap dingin, kasar dan tidak peduli pada keadaan sekitar. Namun berbeda dari biasanya, ia akhir-akhir ini menjadi lebih berani, lebih ekspresif, dan mungkin lebih menyebalkan. Sesuatu yang tidak pernah ia lakukan selama hidupnya pun menjadi ia lakukan hanya untuk bisa dekat kembali bersama sang mantan kekasih. Bagaimana dengan (nama kamu)? Apa gadis itu menerima Iqbaal kembali dengan sikap barunya? Atau justru telah melupakan Iqbaal dan berhasil move on dari pria itu?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#727
teenlit
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ex or New? [REVISI]
  • Still Waiting (You)
  • ALE & ALA
  • My Summer Love
  • You're My Lucky Charm
  • Fungi & Larva • IDR✔️
  • ARTIS YOUTUBE
  • Badass
  • My Idol Is My Husband
  • Aa Iqbaal

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan