My Little Angel

My Little Angel

  • WpView
    GELESEN 37
  • WpVote
    Stimmen 3
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Nov. 9, 2016
WpInfo
Fanfic
Ditaman Kota Seoul, Luhan dan Hana sedang berjalan-jalan menikmati udara sore hari. Tangan Luhan selalu menggenggam erat tangan mungil Hana. Hana yang masih berumur 6 tahun sangat senang berceloteh apalagi tentang Ibunya, Luhan juga tidak keberatan dengan cerita Hana bahkan Luhan selalu mendengarkan dengan baik celotehan Hana. "Lalu bagaimana dengan ayahmu ? Aku tidak pernah mendengar kau menceritakan ayahmu Hana-ya." Hana langsung berhenti, kakinya terasa kaku. Dengan terpaksa Luhan juga menghentikan langkah kakinya. "Aku tidak tahu tentang ayah." Hana menarik napas panjang dan mulai bercerita. "Tapi Ibuku selalu mengatakan jika ayahku orang yang sangat baik dan dia sangat mencintai kami. Bukan ayahku yang meninggalkanku tapi Ibuku yang melarikan diri dari Ayah. Ibuku selalu mengatakan jangan pernah membenci ayah dan selalu mendoakan ayah dimanapun dia berada. Meskipun aku tidak pernah bertemu ayahku tapi aku tetap mencintainya."
Alle Rechte vorbehalten
#74
lulu
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • mistake and love "HunHan" end
  • Painful Love [Hunhan]
  • Follow Your Heart - Yizhan ✔
  • Love & Secret
  • TERJERAT PESONA RAJA SILUMAN ULAR ✅️
  • I Became The Villain's Own Daughter  2
  •  SECRET & LOVE ( HunHan) " END "
  • I Became The Villain's Own Daughter 5 [END]
  • [✓] Transmigrasi: Kembali Ketahun Ketika Ayah Saya Masih Sekolah
  • I Became The Villain's Own Daughter  3

"menyetujui berarti terikat, menolak berarti terancam seumur hidup, Willis lebih kejam dari ayahnya bocah!,lehermu akan digorok dari telinga ke telinga, isi perutmu akan dikeluarkan bahkan saat kau bernafas, jantungmu direnggut keluar dan akan menjadi santapan hewan buas di hutan sana" Sejenak dia merasa seakan paru-parunya menyesak, dan jatungnya mulai berdentang liar. Astaga, aku akan mati! Lalu secepat kemunculannya, perasaan itu menghilang. Kehangatan yang menyenangkan mulai mengaliri seluruh tubuhnya. Luhan mengembuskan nafasnya, tersenyum dalam hati ketika memandangi lelaki bermata hitam yang memakai topeng itu, hanya sepasang mata itu yang terlihat dari wajahnya, yang dengan tololnya telah membiarkan dia mencium bibir perawanya, membawanya ketingkat dimana ucapan terakhir ayahnya sebelum kematianya, menjadi bumerang baginya. sebentar lagi kau akan kehilangan semua yang paling berharga bagimu-Willis Sehun 💜 Luhan "up suka hati"

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien