Young Marriage [END]

Young Marriage [END]

  • WpView
    Reads 784,416
  • WpVote
    Votes 25,227
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Wed, May 26, 2021
{SEDANG DI REVISI} Diusia 30 tahun, Joshua harus menikahi keponakannya yang masih berumur 19 tahun karena perjodohan. Tak dibayangkan sebelumnya, diusia 19 tahun ini, Talita melahirkan bayi kembar dari hasil pernikahannya dengan Joshua, pamannya. Dibuat tgl : 11-11-2016 ////// #47 in romance - 02/01/2017 #793 in romance - 24/11/2016 #563 in romance - 30/11/2016 #521 in romance - 30/11/2016 #367 in romance - 01/12/2016 #299 in romance - 02/12/2016 #264 in romance - 03/12/2016 #138 in romance - 04/12/2016
All Rights Reserved
#824
twins
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FAITH: My Second Marriage (Buku Ready)
  • My Teacher My Husband
  • My Uncle Is My Husband (REVISI)
  • May I Love You?

Centana, perempuan 30th yg memiliki trauma pada pernikahan, tiba-tiba harus dihadapkan dengan sebuah insiden mengejutkan. Ia terbangun dan mendapati dirinya telah menikah dengan seorang lelaki yang jauh lebih muda. Juna, lelaki 26 th, seorang player berdarah dingin yang membenci sebuah ikatan, begitu marah pada orang-orang yang mengatakan padanya bahwa ia telah menikah dengan seorang janda beranak dua, membuat Juna begitu benci pada perempuan itu. Sangat benci. Bagaimanakah keputusan Centana dan Juna selanjutnya? Apakah mereka akan tetap mempertahankan pernikahan aneh itu, ataukah memilih untuk berpisah? Apa yang sesungguhnya telah terjadi? Bagaimana mereka bisa tiba-tiba menikah tanpa mereka sadari? ° Juna ° Janda. Aku mengerjap beberapa kali dan berusaha menenangkan gemuruh itu. Janda. Ia seorang janda dengan dua bocah. Mereka berdiri tepat di hadapanku. Tanpa dosa. Ini sangat menyesakkan. Aku tidak bisa bernapas. "Ini pasti sebuah kesalahan, Pap. Tidak mungkin kalau aku telah menikahi seorang janda yang--" Kalimat itu tercekat sesaat di tenggorokan. Aku mengedikkan bahu dengan sengaja, sebagai sebuah ejekan yang menyedihkan. "Yang lebih tua dariku," lanjutku kemudian. Dengan cepat kupalingkan arah pandang dari perempuan itu. Wajah tanpa dosanya membuatku muak. Sangat muak! ° Centana ° Mungkin, seharusnya aku tidak datang dan menghadapi hinaan-hinaan yang mencelat tanpa permisi dari mulut lelaki itu. Mungkin, seharusnya, sejak aku menemukan diriku terbangun di ranjang itu, aku segera pergi dan tidak kembali lagi seperti ini. Lelaki itu... Lelaki manja yang tengah merengek-rengek pada ayah dan ibunya itu... Ia pasti belum pernah menghadapi bagaimana hidup di dalam sebuah neraka. Tidak seperti aku, dan anak-anakku. Dan itu membuatku muak. Membuatku ingin menunjukkan padanya, apa arti dari neraka kepedihan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines