Last Tears [ Completed ]

Last Tears [ Completed ]

  • WpView
    LECTURAS 1,695
  • WpVote
    Votos 164
  • WpPart
    Partes 31
WpMetadataReadConcluida jue, sep 3, 2020
(17+) Bagi Afsheen cinta hanyalah sebuah ilusi semata. Dia menyukai kesendirian, kesendirian lah membawanya pada titik kenyamanan. Dia tak percaya bahagianya mencinta atau dicinta, semua hanya angan dan bayangan saja, seolah cinta tak benar-benar ada di hidupnya. "Gua gak ngerti kenapa lo kayak gini Tan. Lo yang ciptain keadaan dimana gue yakin kalo lo serius. Harapan kita, kenangan kita semua tentang kita seolah sirna gitu aja. Gue harusnya gak masuk ke dalam scene cerita yang lo buat. Lo jahat Tristan." "Aku yakin kamu pasti ngerti suatu saat nanti." Tristan pun berjalan meninggalkan Afsheen yang masih berdiam diri. "Apa? Harusnya gue gak pernah kenal sama lo." teriak Afsheen Namun apa jadinya jika cinta datang dan merubah segalanya menjadi indah mengubah ilusi menjadi kenyataan. Meyakinkan Afsheen bahwa cinta benar-benar ada, tak pernah pergi dan menghilang lagi dari hidupnya. . . . . . .
Todos los derechos reservados
#773
mysterious
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Heart to you.(END)
  • Alghazel
  • Arsyilazka
  • Sherlan
  • Stupid Cupid
  • Painful By Accident (Completed)
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Senja Dan Jingga
  • VAGALDARA [TERBIT]

{WARNING!! FOLLOW DULU YA SEBELUM BACA!!!} Takdir memang nyata dan semuanya berjalan dengan perlahan membuat luka sedikit demi sedikit,Awalnya tak ada yang sadar tetapi lamanya waktu berjalan semua nya terungkap dan menyisakan pilu dimasing-masing hati, yang salah satu dari mereka memutus kan untuk pergi dan berdamai dengan hati. "Persahabatan ini kami bangun sedari kecil sekian waktu sudah kami lewati bersama,semua tentang nya aku tau,cuman satu yang tak ku tau tentangnya dulu,hatinya." _____ "Salah kah aku mengingat mu untuk yang kesekian kalinya,apakah aku membuat mu tak tenang jika aku menangissimu.maafkan aku jika jawabannya iya pada semua pertannyaku tadi.aku tak bisa mencegah kesedihan ini yang datang tiba-tiba dan membuat ku hannya bisa mengenang mu dalam tangisku"batin bunga sembari meniti kan air matanya untuk yg kesekian kalinya.tatapan nya jatuh pada manik mata Arya yg sedang menatap nyasendu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido