Sekedar Isyarat

Sekedar Isyarat

  • WpView
    Membaca 48
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Nov 18, 2016
WpInfo
Fiksi
Romansa
Angin yang berhembus.... Awan yang lembut.... Hujan yang rintik.... Mentari yang bersinar.... Jika bahagiamu ada disetiap hembusan nafasku maka milikilah hidupku.... Jika belaianku melembutkan peraduan malam mu maka jadikanlah aku selimut tidurmu.... Jika sakitku dapat mengeringkan air mata mu maka ku mohon jangan pernah hentikan siksaan ini.... Dan jika api dendam itu suatu saat akan padam juga maka "jangan katakan kapan amarah itu akan mereda, aku masih ingin terus melihatmu merasakanmu walau untuk itu tubuhku harus merasakan sakit" -Isyarat Hatiku-
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Marry My Bestie
  • Just Love
  • Girl In White Lingerie (COMPLETED)
  • The Last Goodbye
  • Your's My Flashlight (Slow Update)

"Pagi ini rasanya aku ingin mengubur diri dalam-dalam. Sinar mentari yang biasanya kuanggap sebagai pertanda semangat, kini terasa bagai sindiran bagiku. Lihatlah dirimu, Dina. Menikmati seks bebas dengan sahabatmu sendiri. Dasar rendah!" Dina dan Rino, dua sahabat sejak kecil, bertaruh untuk menikah jika mereka masih lajang di usia 30 tahun. Sebelum menikah, keduanya kembali bertaruh siapa yang akan jatuh cinta lebih dulu. Namun ketika benih-benih cinta mulai tumbuh, ego dan gengsi membuat mereka saling menyangkal perasaan. Akankah mereka mampu mengakui cinta sejati di antara persahabatan dan permainan takdir?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan