Story cover for Cool Boy by dwnvftrni
Cool Boy
  • WpView
    Reads 334
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 334
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Nov 10, 2016
Lelaki itu, dingin tak tersentuh. Dingin tak terbantah. Dia . . . Ali. Lelaki terdingin di SMU Nusa Bangsa. Lelaki termisterius se- SMU Nusa Bangsa. Oke, misterius bukan karna dia punya 'sesuatu' yang aneh. Tapi misterius karna sikapnya. Sikapnya yang tak terbaca oleh siapapun.
Sampai gadis mungil yang sangat ceria datang dihidupnya. Mengusik kehidupan tenangnya. Mengganggu setiap pergerakan damainya. Ali benci gadis itu. Gadis yang tiba-tiba datang dan tiba-tiba peduli padanya. Ali nggak suka itu. Ali nggak suka dapet perhatian dari orang yang nggak dia kenal. Sebisa mungkin Ali menghindar, selalu saja mendapat masalah yang mengharuskannya untuk terus berada disamping gadis mungil itu.  Sampai akhirnya, Ali muak. Dia lalu memaki gadis itu didepan umum. Ali fikir, setelah itu ia tidak akan lagi berurusan dengan gadis itu. Nyatanya salah,

Saat dia dipanggil ke ruang guru, dan dia diberitahu bahwa  . . . Dia akan berurusan 'lagi' dengan gadis itu.
All Rights Reserved
Sign up to add Cool Boy to your library and receive updates
or
#712aliando
Content Guidelines
You may also like
Stay (Away) by hazelaice
64 parts Complete
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
(Not) A Dream School (On Going) by AnggiPratiwi935
25 parts Ongoing
Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋
Destiny And You [ COMPLETE ] by kiaranaretta
67 parts Complete
[ FOLLOW FIRST! ] Follow first buat membaca becoz ada beberapa part yang diprivat. Tak kenal maka tak sayang. Jadi, ayo kenalan dulu sama authornya. Haii aku Keiraa ❤ Don't jugde the book by its cover. Ini bukan cerita cinta Ali Prilly doang kok didalemnya. Ada banyak. Pokoknya, kalau penasaran silahkan baca :) **** Dikamus hidup seorang Galin Alterio, atau yang lebih akrab disapa Al atau Ali, cowok dengan tindik hitam ditelinga dan suka urakan dalam berpakaian itu menyukai seorang Dania Aprillya bukanlah salah satu rencana hidupnya. Bagi dia masih banyak gadis lain yang bisa dia sukai. Baginya Prilly hanya kurcaci kecil yang menyebalkan. Suka membuatnya naik darah. Dan aneh. Karena bagaimana bisa ada seorang cewek yang bisa tidak tertarik sama sekali dengan dirinya? Menurut Al, itu aneh. Dan bagi Dania Aprillya sendiri, gadis yang lebih suka dipanggil Prilly itu juga sama sekali tidak berharap bisa menyukai seorang cowok gila bernama Galin Alterio. Baginya, para teman cewek yang menyukai Ali hanya cewek bodoh.. Kenapa bisa suka karena tingkah urakan cowok itu sih? Tapi bagaimana jika takdir yang menentukan? Memang sekuat apa mereka menentang takdir? Dan seperti apa takdirnya? Oke let see the destiny. *** Real my first story. Jangan lupa vote comment :) Start : 1 Mei 2020 End : 2 Juni 2021 Rate #4 pada kisah - 4 September 2021 Rate #4 pada Prilly - 31 Januari 2021 Rate #1 pada aliandosyarief - 11 Agustus 2020 Rate #3 pada prillylatuconsina - 13 Agustus 2020 Rate #6 pada aliandoprilly - 13 Agustus 2020 Rate #7 pada ali - 23 September 2020
You may also like
Slide 1 of 10
Stay (Away) cover
(Not) A Dream School (On Going) cover
Annoying Boys cover
I Feel You Real cover
Bad Girl VS Bad Boy {END}  cover
War Of Hormones cover
Destiny And You [ COMPLETE ] cover
Fragile cover
Aku Dan Si Playboy cover
DUNIA PRILLY | [ Completed ] cover

Stay (Away)

64 parts Complete

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b